Baghdad, LiputanIslam.com –   Pasukan Irak menyatakan mulai bersiap-siap melancarkan operasi militer penumpasan kelompok teroris takfiri ISIS di distrik Hawijah di bagian barat provinsi Kirkuk yang tercatat sebagai markas terakhir ISIS di bagian utara Negeri 1001 Malam, setelah Kamis lalu (31/8/2017) mengumumkan keberhasilan mereka membebaskan kota Tal Afar dari pendudukan ISIS.

Pasukan Operasi Gabungan Irak dalam statemennya, Jumat (1/9/2017), menyatakan, “Setelah menuntaskan misinya dalam operasi bersandi ‘Qadimun, Ya Tal Afar’ (Kami Datang, Wahai Tal Afar) dan mencetak kemenangan sepenuhnya, (kini) terdapat konvoi pasukan operasi perang urat saraf di lapangan menuju kawasan Hawija sebagai awal pasukan yang bergerak ke sana.”

Wakil Juru bicara pasukan relawan al-Hashd al-Shaabi Ahmad al-Asadi mengatakan kepada AFP, “Operasi pembebasan Hawija akan dilancarkan setelah hari raya (Idul Adha), dan mungkin beberapa hari setelahnya.”

Dia menambahkan, “Sel perang urat saraf sudah mulai menebar selebaran di Hawija dan bergerak menuju kawasan-kawasan operasi, dan ini berarti persiapan sudah dimulai untuk pembebasan Hawija.”

Mengenai pasukan gabungan, dia menyebutkan jumlahnya di Hawija bisa jadi akan lebih besar karena kawasan yang akan dibebaskan lebih luas, yaitu sekira 9000 kilometer persegi, dan pasukan ini akan memutuskan soal berpartisipasi atau tidaknya pasukan Kurdi Peshmerga dalam operasi pembebasan Hawijah.

Pasukan Peshmerga tersebar di banyak bagian provinsi Kirkuk yang dipertikaikan oleh pemerintah pusat Baghdad dan pemerintahan otonomi Kurdistan, dan belakangan Peshmerga menyatakan mendukung referendum kontroversial mengenai kemerdekaan wilayah otonomi Kurdistan yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada 25 September mendatang.

Pesawat udara Irak telah menyebar ribuan selebaran dari angkasa Hawijah berisikan imbauan kepada penduduk setempat agar menjauhi tempat-tempat konsentrasi ISIS karena akan menjadi sasaran serangan udara, dan dalam hal ini selanjutnya pasukan Irak akan menetapkan jalur-jalur aman bagi keluarnya penduduk.

Dalam selebaran yang ditulisi semboyan “Hawijah, Kemenangan Kami Selanjutnya,” dan “Kami Datang, Wahai Hawijah,’ itu pasukan Irak juga menyerukan kepada para teroris agar “meletakkan senjata dan menyerah jika tidak ingin mati.” (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL