Baitul Maqdis, LiputanIslam.com – Para aktivis sayap kanan Israel Kamis kemarin (6/11) menggelar unjuk rasa di dekat lokasi peristiwa upaya pembunuhan terhadap rabi ekstrim Yahudi, Yehuda Glick, di Baitul Maqdis (Jerussalem).

Mengutip laporan surat kabar Israel Yedioth Ahronoth, Palestinian Information Center memberitakan bahwa dalam unjuk rasa itu mereka bergerak ke arah Masjid al-Aqsa sembari meneriakkan slogan “Bakar masjid, dirikan kuil”.

Berbagai pihak lain di Israel sendiri mengingatkan bahaya cara-cara kelompok kanan yang sejauh ini telah membangkitkan ketegangan di Baitul Maqdis. Polisi Israel juga mengingatkan soal berlanjutnya pendudukan beberapa anggota parlemen Israel, Knesset, terhadap Masjid al-Aqsa yang menjadi sebab utama maraknya bentrokan di Baitul Maqdis belakangan ini.

Berbagai sumber menyebutkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sudah mengakui ulah para ekstrimis Zionis di Masjid al-Aqsa sebagai biang ketegangan, dan karena itu dia meminta para ekstrimis anggota Knesset itu supaya “mengakhiri aksinya dengan bijak”.

Tentara Israel sejak Rabu malam lalu mulai memasang barikade-barikade beton di tempat-tempat umum di Baitul Maqdis, sementara Netanyahu menggelar rapat keamanan mengenai upaya pengendalian bentrokan di kota ini.

Di pihak lain, Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, menyerukan kepada segenap rakyat Palestina supaya menggelar unjuk rasa “revolusi rakyat” pada hari ini, Jumat (7/11), demi membela Masjid al-Aqsa.

Dalam statemennya yang dirilis Kamis sore kemarin Hamas menyatakan bahwa revolusi rakyat itu meliputi “pawai amarah” yang akan diselenggarakan hari ini usai shalat Jumat menuju titik kontak dengan pasukan Zionis.

Mengantisipasi ledakan massa hari Jumat, aparat Israel sudah menyiapkan sistem pengamanan ekstra ketat. Juru Bicara kepolisian Israel dalam siaran persnya menyatakan bahwa polisi menerapkan peraturan yang melarang warga laki-laki di bawah usia 35 tahun masuk ke Masjid al-Aqsa, sedangkan perempuan pada semua usia diperbolehkan.

Dalam rangka ini Israel mengerahkan aparatnya dari kepolisian, pasukan khusus dan pasukan penjaga perbatasan di berbagai wilayah timur Masjid al-Aqsa dan Kota Lama. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL