TURKEY-MINING-ACCIDENT-DEMONSTRATIONSoma, LiputanIslam.com – Unjuk rasa besar-besaran masyarakat Turki menyusul tragedi ledakan di penambangan batubara kota Soma masih berlanjut di beberapa kota negara ini hingga Jumat (16/5/2014).

Unjuk rasa di kota Soma sendiri berubah menjadi kerusuhan setelah polisi berusaha membubarkan konsentrasi ribuan massa dengan tembakan gas air mata dan semburan watercannon. Kerusuhan ini mengakibat sedikitnya lima orang cidera, dua di antaranya polisi.

Unjuk rasa serupa juga terjadi di beberapa kota lain, termasuk Istanbul dan Izmir. Aksi protes dan kemarahan masyarakat merebak setelah pemerintah Turki dinilai lalai dalam melindungi para pekerja pertambangan hingga jatuh korban tewas sedikitnya 292 orang serta gagal menyelamatkan sebagian korban yang masih terjebak di dalam terowongan bawah tanah.

Presiden Turki Abdullah Gul saat meninjau lokasi peristiwa di kota Soma mengatakan negaranya sedang mengalami musibah besar, dan karena itu dia berjanji untuk melakukan tindakan yang semestinya untuk mencegah terulangnya kembali peristiwa serupa.

“Kita perlu meninjau ulang semua peraturan, sebagaimana di negara-negara maju, supaya kejadian seperti itu tidak terulang lagi,” ujar Gul.
Para anggota parlemen dari pihak oposisi mengaku sudah memperingatkan masalah keamanan di pertambangan batubara Soma beberapa minggu sebelum tragedi itu terjadi.

Tragedi ledakan maut itu terjadi Selasa 13 Mei lalu dan diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Pemerintah dan pihak perusahaan pertambangan menolak keras tuduhan bahwa tragedi itu diakibatkan oleh faktor kelalaian.

Sekitar 10 pekerja belum ditemukan dan diduga masih terjebak dalam terowongan bawah tanah, sedangkan 458 lainnya berhasil diselamatkan dari terowongan maut tersebut. Insiden ini menjadi petaka yang lebih buruk daripada tragedi serupa di lokasi pertambangan dekat kota Zonguldak di pesisir Laut Hitam pada tahun 1992 yang menewas 263 pekerja. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL