egypt clashKairo, LiputanIslam.com – Tiga orang tewas akibat bentrokan terbaru antara demonstran dan aparat keamanan Mesir Jumat (23/5). Menurut laporan media online Ahram, dua di antara tiga korban tewas itu jatuh dalam bentrokan yang terjadi kota Fayoum yang terletak di bagian tengah Mesir. Sedangkan korban tewas lainnya, menurut Departemen Kesehatan Mesir, jatuh dalam peristiwa bentrokan serupa di Kairo, ibu kota Mesir.

Departemen Kesehatan Mesir menyebutkan bahwa dalam bentrokan di dua lokasi itu juga jatuh korban luka sebanyak 23 orang. Demonstrasi dilakukan oleh para pendukung presiden terguling Mohamed Morsi usai shalat Jumat.

Sejak Morsi digulingkan oleh militer pada Juli tahun lalu unjuk rasa protes di hari Jumat menjadi pemandangan yang biasa di Mesir, walaupun otoritas Mesir pada bulan November di tahun yang sama telah mengumumkan ketetapan bahwa demonstrasi penentangan terhadap otoritas Mesir dinyatakan sebagai tindakan kriminal.

Penggulingan Morsi telah membangkitkan gelombang serangan kaum militan. Serangan semula terkonstrasi di wilayah Semenanjung Sinai, namun dalam beberapa bulan terakhir ini merebak ke wilayah-wilayah lain, terutama di kawasan Delta Nil dan Kairo.

Aliansi Nasional Pendukung Legitimasi, yaitu koalisi Islamis pendukung Morsi yang berasal dari kelompok Ikhawanul Muslimin, menyerukan aksi protes menjelang pemilu presiden Mesir yang akan dilangsungkan pekan depan.

Sejauh ini jumlah korban tewas sejak Morsi terguling dari kekuasaannya diperkirakan mencapai lebih dari 1,500 orang. Para korban umumnya adalah para simpatisan Ikhwanul Muslimin. Sekitar 500 anggota kepolisian dan militer Mesir juga terbunuh akibat aksi peledakan bom dan penembakan yang dilancakah oleh kaum militan. (mm/ahram)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL