عشرات الاف اليمنيين يتظاهرون، محذرين من التدخل الخارجيSanaa, LiputanIslam.com – Sanaa, ibu kota Yaman, kembali menjadi dilanda gelora lautan manusia, Jumat (13/3/2015). Puluhan ribu massa menggelar pawai demonstrasi penolakan terhadap intervensi asing terhadap urusan internal Yaman.

Sebagaimana dilaporkan Alalam, massa mengecam pendirian negara-negara anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC) dalam masalah Yaman. Menurut mereka, GCC berusaha mengobarkan perpecahan para komponen bangsa Yaman.

Terkait presiden Yaman yang telah mengundurkan diri namun menarik lagi permohonan pengunduruan dirinya, Abd Rabbuh Mansur Hadi, massa menegaskan bahwa dia sudah tidak bisa lagi menduduki kursi kepresidenan. Massa menyatakan bahwa di wilayah selatan dia telah melakukan gerakan-gerakan yang menyalahi kepentingan nasional Yaman, termasuk meminta dukungan negara-negara Arab dan Amerika Serikat.

Para penggerak unjuk rasa merilis deklarasi berisikan penegasan bahwa revolusi Yaman tetap berjalan sampai keamanan dan stabilitas terwujud di negeri mereka. Mereka kembali menegaskan penolakan mereka terhadap campurtangan regional dan internasional terhadap urusan internal Yaman.

Pawai unjuk rasa akbar digelar di Sanaa menyusul pertemuan para menteri GCC di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, dengan agenda “pembebasan Yaman dari krisis” yang diselenggarakan atas permohonan yang diajukan Hadi dalam suratnya kepada Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud. Dalam permohonan itu Hadi juga menegaskan penolakannya terhadap revolusi yang digerakkan oleh gerakan Ansarullah.

Hadi yang dikabar dikenai tahanan rumah di Sanaa berhasil melarikan diri Sanaa ke kota Aden di bagian selatan Yaman. Begitu tiba di Aden dia menyatakan bahwa ibu kota Yaman telah dipindah dari Sanaa ke Aden. Meskipun pernyataan itu jelas-jelas menyalahi konstitusi Yaman, negara-negara GCC ramai-ramai memindah Kedutaan Besar masing-masing dari Sanaa ke Aden.

Di pihak lain, Komite Revolusi Yaman menegaskan penokannya terhadap dialog di luar Yaman sebagaimana yang diserukan oleh Hadi. Komite ini menyebut seruan Hadi itu sebagai upaya secara terbuka untuk melawan aspirasi rakyat Yaman. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*