Gaza KidsNewYork, LiputanIslam.com – Lembaga Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (Unicef) menyatakan bahwa hingga Sabtu (2/8) sedikitnya 296 anak Palestina terbunuh dalam serangan militer Israel ke Jalur Gaza. Bersamaan dengan ini Hamas menegaskan tetap akan mengangkat senjata sampai tujuan mereka terpenuhi.

Mengutip laporan Radio Perancis, kantor berita Iran, IRNA, memberitakan bahwa sebanyak 30 persen korban sipil di Gaza adalah anak kecil, dan jumlah korban dari kalangan yang paling tak berdaya ini terus bertambah. Parahnya, jumlah persentase anak yang terbunuh dalam 48 jam terakhir semakin besar.

Unicef menegaskan bahwa jumlah yang tercatat itu bersifat temporal dan didapat dari berbagai sumber.

Secara lebih rinci, badan yang bernaung di bawah PBB ini mencatat bahwa anak-anak Palestina yang terbunuh di Gaza terdiri dari laki-laki sebanyak 187 orang dan anak perempuan sebanyak 109 orang. Kemudian, dari total jumlah itu sebanyak 203 anak masih berusia di bawah 10 tahun.

Seperti diberitakan Liputan Islam sebelumnya, total jumlah syuhada Palestina kini mencapai hampir 1,700 orang, sedangkan korban jiwa sekitar 9,000 orang.

Sementara itu, Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, menegaskan pihaknya akan terus mengangkat senjata dan berjuang sampai semua tujuannya tercapai.

“Kami akan terus melawan sampai kami meraih tujuan-tujuan kami,” tegas Juru Bicara Hamas, Fawzi Barhoum, Sabtu malam (2/8).
Pernyataan ini dia kemukakan sebagai tanggapan atas pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa Israel tetap akan menggempur Jalur Gaza jika diperlukan.

Barhoum mengatakan, “Dalam pernyataan ini Netanyahu mengalami depresi dan kebingungan yang menunjukkkan bahwa dia sedang berhadapan dengan krisis yang sesungguhnya.”

Netanyahu sendiri sebelumnya mengatakan, “Jika dirasa perlu maka akan melanjutkan perang di Gaza dengan jumlah tentara seberapapun.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL