pasukan kolombiaLondon, LiputanIslam.com – Berbagai cara digunakan oleh Arab Saudi dan sekutunya untuk menaklukkan musuh-musuhnya di Yaman, termasuk dengan mengupah pasukan dari berbagai negara. Dalam laporan-laporan terbaru tentang ini disebutkan bahwa pasukan koalisi Arab pimpinan Saudi kini juga menghamburkan kekayaan hasil minyaknya untuk menyewa pasukan dari Kolombia yang selama ini dikenal sebagai Israel-nya Amerika Serikat (AS) di Amerika Latin.

Beberapa media internasional, termasuk Telesur TV, Middle East Eye‎, Times, dalam beberapa media Yaman sendiri belakangan ini memberitakan bahwa pasukan koalisi Arab telah mendatangkan ratusan pasukan bayaran dari Kolombia untuk membantu mereka berperang melawan pasukan Ansarullah (Houthi) di Yaman.

Alalam, Kamis (29/10), mengutip laporan majalah Times, Inggris, bahwa negara yang membayar pasukan dari Kolombia itu adalah Uni Emirat Arab (UEA) yang telah kehilangan ratusan tentaranya di Yaman. UEA menyewa mereka melalui perusahaan jasa keamanan dan militer Blackwater, Amerika Serikat.

Pasukan bayaran itu telah disebar di barisan-barisan depan di medan pertempuran Yaman, dan 100 di antaranya dikerahkan di Pelabuhan Aden. Jumlah pasukan bayaran itu diperkirakan berjumlah 800 personil yang semuanya adalah bekas tentara Kolombia. Di Yaman mereka direkrut dengan tugas membantu pasukan UEA dan kerena itu mereka mengenakan seragam militer UEA dan melakukan patroli infanteri di beberapa tempat.

Menurut Times, pasukan bayaran dari Kolombia itu sudah ada di Abu Dhabi, ibu kota UEA, sejak lima tahun silam. Di sana mereka disamarkan sebagai sebagai kuli bangunan agar tidak mengundang perhatian, sedangkan status mereka yang sesungguhnya adalah bekerja di bawah perusahaan Waterblack dengan misi keamanan dan militer sesuai permintaan pemerintah UEA. Belakangan mereka dikerahkan ke Yaman atas nama UEA. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL