Khartoum, LiputanIslam.com – Media Sudan melaporkan bahwa uang tunai dalam jumlah fantastis telah ditemukan di rumah mantan presiden Sudan, Omar al-Bashir.

Al-Ahdath News, Jumat (19/4/2019), melaporkan bahwa uang yang telah ditemukan di kediaman al-Bashir itu berjumlah lebih dari 112,7 juta Dolar AS.

Menurut media Sudan ini, jaksa telah memerintahkan penyetoran uang itu ke Bank Sudan, dan pembatasan gugatan berdasarkan pasal 5 dan 6 Undang-Undang Pengelolaan Valuta Asing, dan pasal 35 dari UU Pencucian Uang.

Jaksa Agung Sudan, Mutasim Abdullah Mahmoud, memerintahkan pemeriksaan kediaman al-Bashir oleh tim angkatan bersenjata dan intelijen militer, menyusul adanya pengaduan yang disampaikan kepadanya terkait dengan masalah ini.

Sebuah sumber pengadilan, Sabtu (20/4/2019), mengungkapkan bahwa jaksa penuntut umum di Sudan menagjukan dua laporan terhadap al-Bashir, dengan tuduhan pencucian uang dan kepemilikan dana dalam jumlah besar.

Sumber itu mengatakan kepada Reuters bahwa jaksa tinggi yang ditunjuk oleh dewan militer untuk memerangi korupsi memerintahkan penangkapan al-Bashir dan segera memeriksanya sebagai persiapan untuk persidangannya.

Arab News mengutip keterangan sumber-sumber keamanan bahwa al-Bashir Selasa lalu dipindahkan ke Penjara Kober di Khartoum, ibu kota Sudan.

Al-Bashir telah memerintah di Sudan selama 30 tahun sebelum akhirnya digulingkan pada pekan lalu menyusul gelombang protes yang mengguncang negara ini sejak Desember 2018. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*