Ankara, LiputanIslam.com – Menteri Keadilan Turki Abdulhamit Gul menyatakan Ankara siap membawa kasus pembunuhan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi ke pengadilan internasional jika dinilai perlu.

“Kami telah melakukan langkah-langkah teknis dan hukum. Di sini, keputusan yang relevan harus dibuat, kasus ini akan diteruskan ke pengadilan internasional,” kata Gul seperti dikutip oleh saluran TV Haberturk, Senin (10/12/2018).

Dia menambahkan bahwa Riyadh “harus bertindak konstruktif, tetapi Ankara tidak melihat perilaku seperti itu dalam hal ini.”

Gul juga mengkritik sikap pemerintah Saudi dalam masalah penyelidikan dan ekstradisi tersangka.

“Kami mengulang dan terus mengirim permintaan untuk ekstradisi ke Saudi. Jika Anda ingin mengetahui segala sesuatu tentang kasus ini, Anda perlu bekerja sama mencapai (ekstradisi para tersangka Saudi) dengan dukungan komunitas internasional,” desaknya.

Pada 5 Desember lalu pengadilan Turki mengeluarkan surat perintah penangkapan mantan Wakil Ketua Badan Intelijen Asing Arab Saudi, Jenderal Ahmed Asiri, dan Penasihat Kerajaan Saud Al-Qahtani yang juga mantan pembantu utama Putra Mahkota Saudi, Mohamed bin Salman, karena keduanya diduga terlibat dalam Pembunuhan Khashoggi.

Surat kabar Turki Yeni Safak melaporkan bahwa pengadilan Istanbul mengeluarkan surat perintah penangkapan 15 orang Saudi yang dituduh melakukan pembunuhan terhadap Khashoggi, dan Ankara pun telah mengirim permintaan ekstradisi mereka ke Riyadh.

Di pihak lain, Menteri Luar Negeri Saudi Adel Al-Jubeir, Ahad lalu (08/12/2018), menegaskan negaranya “tidak akan mengekstradisi warga negaranya ke Turki”,  tapi juga “tidak akan menyembunyikan apa pun”.

Khashoggi dikenal publik karena kritiknya terhadap kebijakan Arab Saudi. Dia meninggalkan Saudi dan pindah ke AS pada 2017. Dia bekerja untuk The Washington Post serta menganalisis situasi dan kebijakan luar negeri Arab Saudi.

Pada 20 Oktober lalu pemerintah Saudi mengumumkan bahwa wartawan itu tewas dalam pertempuran di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa pembunuhan itu telah direncanakan dengan hati-hati.

Masyarakat internasional mengecam pembunuhan Khashoggi dan menyerukan penyelidikan yang transparan. (mm/tass)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*