Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan Turki menggunakan senjata kimia gas sarin dalam serangan militer ke kawasan Afrin, provinsi Aleppo, Suriah barat laut.

Al-Alam dalam berita segeranya, Sabtu (17/2/2018), melaporkan bahwa senjata terlarang itu digunakan tentara Turki dalam membom desa Arandeh di Afrin, dan beberapa korban akibat serangan ini telah dilarikan ke rumah sakit Afrin.

Disebutkan bahwa para korban mengalami kondisi sesak nafas, gatal-gatal, kemerahan pada kulit, dan beberapa gejala lain yang mengindikasikan penggunaan gas sarin.

Seperti diketahui, Turki menggelar operasi bersandi Tangkai Zaitun setelah Amerika Serikat mengumumkan rencananya untuk membentuk pasukan penjaga perbatasan yang terdiri atas milisi Kurdi.

Turki kuatir pembentukan pasukan yang dicanangkan akan menjaga perbatasan utara Suriah dengan Turki dan Irak itu semakin memperkuat milisi Kurdi Suriah yang dimusuhi oleh Turki karena dianggap menjalin kerjasama dengan kelompok pemberontak Kurdi Turki, Partai Pekerja Turki (PKK). (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*