Beirut, LiputanIslam.com –  Menlu Turki Mevlut Cavusoglu menyatakan Ankara tidak lagi memandang pemerintahan Presiden Suriah Bashar Al-Assad sebagai ancaman bagi Turki.

Dalam keterangan pers, Selasa (12/12/2017), dia mengatakan bahwa Ankara akan berkoordinasi dengan Moskow dalam operasi militer terhadap Pasukan Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) di Suriah jika hal ini “dirasa perlu.”

“Sekarang tak ada lagi pembicaraan bahwa pemerintah Suriah mengancam kami, dulu memang ada saatnya demikian ketika jet tempur kami ditembak jatuh, tapi ini sekarang tidak relevan lagi,” ungkapnya.

Dia mengatakan bahwa ancaman yang ada bagi Turki sekarang berasal Partai Uni Demokratik Kurdi Suriah (PYD) dan Partai Pekerja Kurdi Turki (PKK), sehingga jika ada operasi militer dari pihak Turki maka negara ini akan membahas rinciannya dengan Rusia. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*