saudi dan turkiRiyadh, LiputanIslam.com –  Beberapa media Turki Jumat (8/5) memberitakan bahwa negara ini telah bersepakat dengan Arab Saudi untuk menyalurkan bantuan logistik dan dana kepada pemberontak dan kelompok-kelompok ekstrimis takfiri di Suriah untuk memperkuat posisi mereka dalam perang melawan pasukan pemerintah Suriah.

Sebagaimana dilaporkan IRNA, koran Cumhuriyet menyebutkan terjadi pendekatan sikap baru antara Turki dan Suriah. Koran milik kelompok oposisi Turki ini menyebut pendekatan itu sebagai “persatuan keji”, sementara koran Birgun menilai perkembangan ini sebagai kesiapan Ankara dan Riyadh untuk mengobarkan perang terhadap Suriah.

Menurut Birgun, meskipun Amerika Serikat mencemaskan kelompok-kelompok teroris di Suriah, namun Turki dan Saudi justru mengambil keputusan untuk menyokong kelompok-kelompok ekstrimis semisal Front al-Nusra yang terafiliasi dengan jaringan teroris al-Qaeda, dan keputusan ini diambil sesuai kesepakatan yang sudah dicapai sebelumnya dalam kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Riyadh bulan Maret lalu.

Wakil Ketua Partai Rakyat Turki (Cumhuriyet Halk/PartisiCHP) Gursil Tekin belum lama ini mengklaim bahwa dalam waktu dekat Turki akan melancarkan serangan ke Suriah.

Namun demikian, berita di media Turki yang didasarkan pada laporan Associated Press itu ditepis oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Tanju Bilgic.

“Tak ada kerjasama baru antara Turki dan Arab Saudi untuk menyalurkan bantuan kepada oposisi Suriah,” katanya, sebagaimana dilansir IRNA.

Dalam jumpa pers mingguannya saat menjawab pertanyaan para wartawan mengenai kesepakatan baru Ankara-Riyadh itu Bilgic juga mengatakan, “Kerjasama Turki-Arab Saudi sudah berjalan sejak lama dalam masalah ini, dan tidak ada program baru dalam kerjasama kedua negara untuk membantu oposisi Suriah.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL