MexicoCity, LiputanIslam.com –  Tujuh negara Amerika Latin, Jumat (7/4/2017), secara kolektif mengekspresikan keprihatinan mereka atas meningkatnya ketegangan di Suriah, dan “mengecam keras penggunaan tak manusiawi senjata kimia di negara itu terhadap warga sipil, terutama anak kecil.”

Dalam statemen yang dikeluarkan oleh Kemlu Meksiko, Argentina, Chile, Kolombia, Paraguay, Peru dan Uruguay, tujuh negara ini mendesak semua pihak yang terlibat, termasuk negara-negara berpengaruh di kawasan, supaya bertindak “sangat hati-hati” di Suriah.

Statemen tersebut meminta semua pihak terkait menghindari eskalasi ketegangan di Suriah dan berusaha menemukan solusi politik di bawah naungan PBB untuk konflik Suriah.

Statemen tujuh negara Amerika Latin ini tidak menyinggung serangan puluhan rudal jelajah AS terhadap Suriah Jumat dini hari waktu Suriah. Mereka hanya mengingatkan bahwa semua langkah pencegahan penggunaan senjata kimia hari didukung oleh “seluruh komunitas internasional” sesuai undang-undang internasional.

AS dan sekutunya menuduh tentara Suriah melancarkan serangan bom kimia di kota Khan Sheikhoun, provinsi Idlib, Suriah. Namun Kemlu Suriah membantah keras tuduhan ini dengan menegaskan bahwa serangan bom kimia tersebut sudah direncakan sebelumnya oleh musuh-musuh Suriah supaya dijadikan dalih oleh AS untuk menyerang posisi-posisi tentara Suriah yang sedang berperang hebat melawan kelompok-kelompok teroris, terutama ISIS dan Jabhat al-Nusra. (mm/reuters)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL