turki melih gokcekAnkara, LiputanIslam.com – Wali Kota Ankara Melih Gokcek yang belum lama ini menuding Israel berada di balik tragedi teror majalah Perancis “Charlie Hebdo” belakangan mengaku mendapat ancaman teror dari dinas rahasia Israel, Mossad.

“Ketahuilah, rakyat Turki, jika sampai terjadi sesuatu pada diri saya maka yang bertanggungjawab adalah Mossad. Tak penting siapa pelakunya dan bagaimana modusnya, yang penting adalah bahwa otaknya adalah Mossad,” ungkapnya dalam wawancara dengan situs berita Bayaz, Jumat (16/1/2015), sebagaimana dikutip IRNA.

Dia menambahkan, “Bisa jadi badan itu melancarkan rencananya melalui orang-orang bayarannya, tapi ketahuilah bahwa Maleh Gokcek dibunuh oleh Mossad.”

Petinggi Partai Keadilan dan Pembangunan Turki ini sebelumnya menuduh Mossad sebagai otak serangan teror terhadap majalah Charlie Hebdo yang menewaskan belasan orang di Paris, ibu kota Perancis.

Menurutnya, Mossad mendalangi peristiwa yang menghebohkan dunia ini karena Tel Aviv terpukul oleh keputusan parlemen Perancis mengesahkan dukungan kepada kedaulatan negara Palestina, sementara pemerintah Perancispun juga mengamini dukungan tersebut.

“Dukungan pemerintah Perancis kepada berkas kedaulatan Palestina telah membangkitkan kekecewaan Israel, dan inilah yang kemudian mendorong Israel melakukan tindakan seperti itu di ibu kota Perancis,” ungkapnya dalam konferensi ke-4 pemuda partai Keadilan dan Pembangun. (Baca juga: Wali Kota Ankara Tuding Mossad Berada di Balik Serangan Terhadap “Charlie Hebdo”)

Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam partisipasi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam demonstrasi anti terorisme di Paris.

“Dengan alasan apa Israel melibatkan diri dalam demonstrasi ini?” soal Erdogan.

Kecaman serupa juga diungkapkan oleh Perdana Menteri Turki Ahmet Davotoglu. Dia mengatakan, “Netanyahu terkucil di Paris. Para teroris di Paris telah melakukan kejahatan anti kemanusiaan, tapi Netanyahupun sebagai kepala negara juga telah melakukan kejahatan anti kemanusiaan dengan membunuhi anak-anak kecil di Gaza dan selalu mencari kesempatan untuk membantai orang-orang Palestina.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*