Washington, LiputanIslam.com –  Sepekan sejak meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) Presiden AS Donald Trump mengaku siap berjumpa dengan para petinggi Iran “tanpa prasyarat” dan “kapanpun mereka menginginkannya”.

“Saya akan menjumpai orang-orang Iran jika mereka berminat. Saya tidak tahu apakah mereka siap… Tak ada prasyarat. Jika mereka ingin maka saya akan menjumpai mereka, kapanpun mereka menghendakinya,” ujar Trump dalam jumpa pers bersama Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte di Gedung Putih, Washington, Senin (30/7/2017).

Dia kemudian mengatakan bahwa sanksi AS terhadap Rusia tetap berlaku seperti semula, sedangkan Conte mengimbau Washington agar berdialog dengan Moskow.

Sementara itu, Dubes AS untuk Kuwait Lawrence Silverman menyatakan negaranyaberusaha mendorong semua negara Arab di kawasan Teluk Persia agar berpartisipasi dalam pertemuan puncak mendatang AS dengan negara-negara Teluk.

Seperti dikutip radio resmi Kuwait Sawa, Senin, Silverman mengatakan, “Pertemuan ini sangat penting. Ada banyak persoalan yang harus dibahas bersama semisal penumpasan teroris dan perlindungan negara-negara dari rudal balistik (Iran), dan kerjasama ekonomi dan perminyakan.”

Dia tidak menyebutkan kapan pertemua puncak itu akan diselenggarakan, sedangkan pertemuan puncak terakhir diselenggarakan di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, pada Mei 2017 dan dihadiri oleh Trump. Sekira sebulan setelah pertemuan puncak ini, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Bahrain memutus hubungannya dengan Qatar sembari menuduh Qatar menyokong teroris. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*