Damaskus, LiputanIslam.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membantah telah mengeluarkan serangkaian pernyataan yang kontradiktif terkait dengan rencana penarikan pasukan AS dari Suriah.

“Kami akan pergi dengan langkah yang tepat sementara pada saat yang sama terus memerangi ISIS dan melakukan semua hal lain yang bijaksana dan perlu,” ungkap Trump dalam sebuah pesannya di Twitter, Senin (7/9/2019)

Pernyataan ini kontras dengan janji sebelumnya untuk penarikan segera sekira 2000 tentara AS dari Suriah.

Sehari sebelumnya, penasihat keamanan nasional AS John Bolton yang sedang bersafari di Timteng mengatakan kepada wartawan bahwa  penarikan pasukan itu hanya akan dilakukan setelah sisa-sisa kelompok teroris ISIS tertumpas.

The Washington Post menilai pernyataan Bolton maupun Trump itu tidak singkrun dengan pernyataan resmi pertama Trump pada 19 Desember 2018 yang secara tak terduga mengumumkan bahwa semua pasukan AS akan dipulangkan dari Suriah dalam waktu singkat, apalagi saat itu Trump beralasan bahwa pihaknya sudah berhasil mengalahkan ISIS.

“Anak laki-laki kita, perempuan muda kita, laki-laki kita, mereka semua  pulang dan mereka pulang sekarang. Kita menang, “kata Trump dalam pesan video di Twitter saat itu.

Pernyataan mendadak itu mengacaukan rencana untuk kontinyuitas eksistensi AS di Suriah di mana pasukan AS bersekutu dengan milisi Kurdi.

Keputusan Trump ini mengejutkan para sekutu AS, dan Menteri Pertahanan Jim Mattis bahkan sampai mengundurkan diri karena tak sejalan dengan Trump atas rencana tersebut.

Menurut The Washington Post, beberapa  pejabat menyebutkan bahwa Trump awalnya memerintahkan pemulangan tentara dalan jangka waktu 30 hari, tapi Gedung Putih kemudian menyetujui penarikan dalam 120 hari.

Dengan demikian, lanjut The Washington Post, dalam beberapa hari terakhir ini Gedung Putih dan pejabat Kementerian Luar Negeri tampak mundur dari rencana semula untuk segera menarik pasukan maupun dari klaimnya bahwa perang melawan ISIS sudah selesai dalam kondisi di mana AS telah berhasil mengalahkan ISIS. (mm/thewashingtonpost)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*