Teheran, LiputanIslam.com –  Menlu Iran Mohammad Javad Zarif mengecam keras “penghinaan absurd” Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap pemerintah Iran dalam pesan tahun baru kalender Iran.

“Dengan peradaban yang berusia ribuan tahun orang Iran memiliki kedalaman historis yang cukup untuk mengabaikan penghinaan absurd seorang pemimpin reaksioner yang seluruh perintah sejarah, politik dan diplomasinya dapat diringkas menjadi 280 kata,” ungkap Zarif di halaman Twitternya, Selasa (20/3/2018).

Dalam pesan tahun baru Nowruz itu Trump mengecam pemerintah Iran dan menyebut mereka “penguasa yang melayani diri sendiri, alih-alih melayani rakyat.”

Trump juga menuduh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) terlibat dalam korupsi dan salah urus ekonomi Iran.

AS telah menunjukkan sikap yang jauh kasar terhadap Iran sejak Trump menjabat sebagai presiden pada Januari 2017.

Trump berulang kali mengancam akan menarik negaranya dari kesepakatan nuklir Iran dengan enam negara terkemuka dunia, Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) yang diteken pada tahun 2015. Dia mengatakan AS mengupayakan revisi kesepakatan ini.

Iran telah menolak mentah-mentah keinginan Trump tersebut dengan menegaskan bahwa AS tidak dapat mengubah JCPOA yang didukung Resolusi 2221 Dewan Keamanan PBB dan tercatat sebagai dokumen internasional. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL