Washington, Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan akan mengumumkan keputusannya mengenai perjanjian nuklir Iran (JCPOA) pada hari ini, Selasa (8/5/2018).

“Saya akan mengumumkan keputusan terakhirku mengenai perjanjian (nuklir) Iran besok di Gedung Putih pada pukul 2:00 (waktu Washington),” cuitnya, Senin (7/5/2018).

Dalam berbagai kesempatan dia telah menyebut JCPOA sebagai perjanjian “terburuk dalam sejarah” sehingga dia mengancam akan menarik negaranya dari perjanjian yang diteken oleh Iran dan lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB (AS, Rusia, Inggris, Perancis, dan Cina) plus Jerman pada tahun 2015 ini.

Di pihak lain pada hari yang sama Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan bahwa JCPOA ditujukan Iran untuk melawan kezaliman dan embargo terhadap Iran, sedangkan tujuan utama AS belakangan ini ialah melemahkan kedaulatan Iran dan pengaruh negara republik Islam ini di Timteng.

Dia juga mengatakan, “Republik Islam (Iran) telah berargumentasi kepada dunia melalui perjanjian ini bahwa Iranfobia dan klaim mengenai penggunaan senjata nuklir sama sekali tidak benar dan hanya rumor yang menyasar bangsa Iran.”

Dia menambahkan, “Bangsa Iran akan melawan sepenuhnya tujuan AS itu. Khalayak dan negara-negara dunia, kecuali beberapa gelintir di antaranya, memandang AS sebagai pelanggar perjanjian, sementara Iran tidak bersalah dalam hal ini.”

Dia kemudian menegaskan bahwa jika AS jadi melanggar JCPOA maka yang bersalah adalah AS sendiri dan tidak terkait dengan Dewan Keamanan PBB.

Rouhani mengingatkan, “Bangsa ini hendaknya yakin bahwa kami akan mengambil keputusan yang diperlukan dan berbagai reaksi terhadap AS.” (mm/rayalyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL