BaitulMaqdis, LiputanIslam.com –  Satu warga Palestina gugur syahid ditembak polisi Israel di sebuah kawasan dekat Baitul Maqdis (Yerussalem), Senin (22/5/2017). Polisi Israel menyatakan korban ditembak karena berusaha menikam petugas Israel dengan senjata tajam.

Peristiwa ini terjadi ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang berkunjung ke Baitul Maqdis, sementara di Tepi Barat terjadi bentrokan manakala warga Palestina mengumumkan aksi mogok makan sebagai bentuk solidaritas dengan ratusan tahanan yang berada dalam kondisi kritis akibat aksi mogok makan mereka di penjara-penjara Israel .

Polisi mengatakan upaya penikaman terjadi di dekat Abu Dis, sebuah kota kecil Palestina di pinggiran Yerusalem, dan pemuda itu ditembak tepat ketika dia sedang menggerakkan pisaunya ke arah petugas.

Ketua otoritas Palestina Mahmoud Abbas, Senin malam, mengadakan pertemuan dengan keluarga beberapa tahanan Palestina yang menjalankan aksi mogok makan massal. Abbas mengatakan kepada mereka bahwa dia sedang mencoba mencapai kesepakatan dengan Israel untuk mengakhiri aksi mogok.

Ratusan tahanan Palestina di penjara-penjara Israel sudah memasuki hari ke-36 dalam aksi mogok tersebut sebagai bentuk perjuangan untuk memperbaiki kondisi mereka di dalam penjara. Aksi mogok ini mendapat dukungan luas dari warga Palestina.

Israel menyatakan  pemimpin aksi mogok, Marwan Barghouti, pengganti potensial Mahmoud Abbas, menggunakan aksi itu untuk meningkatkan profil politiknya. Israel kemudian merilis rekaman yang   menunjukkan Barghouti mengakhiri aksi mogoknya, tapi pihak Palestina menyebut rekaman itu palsu. (mm/ctcnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL