Washington, LiputanIslam.com –  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tampak sangat bangga atas safari perdananya ke luar negeri karena berhasil membawa pulang banyak uang dari negara-negara Arab Timteng, terutama Arab Saudi.

Tak kurang, di medsos Twitter dia mengekspresikan kebanggaan itu dengan blak-blakan mengaku telah memboyong uang sebesar “ratusan miliar dolar.”  Dia juga menyebutkan bahwa uang sebanyak itu berarti membuka lapangan kerja di negaranya.

“Membawa pulang ratuan juta dolar ke AS dari Timteng, yang akan berarti KERJA, KERJA, KERJA,” cuitnya.

Menurut Los Angles Times, pernyataan ini tampaknya terkait dengan transaksi senjata senilai ratusan miliar dolar antara AS dan Arab Saudi yang dikatakan oleh Gedung Putih akan menghasilkan pekerjaan di Negeri Paman Sam.

Mengomentari hal ini, jurnalis kondang Timteng Adel Bari Atwan menilai cuitan Trump itu sebagai penghinaan bagi Saudi yang telah menyambut kedatangannya sedemikian meriah dan terhormat.

“Ini merupakan penghinaan bagi Arab (Saudi) selaku tuan rumah yang telah menyelenggarakan untuknya pertemuan puncak, menghormati kedelegasiannya, menari-nari meriah atas kedatangannya, dan mendatangkan kepadanya para pemimpin dan delegasi 56 negara Islam untuk memberikan sorakan atas pidato-pidatonya yang justru menuduh mereka dan keyakinan mereka sebagai penyebar terorisme di dunia,” tulis Atwan pada editorial Ray al-Youm yang dipimpinannya, Minggu (28/5/2017).

Menurut Atwan, prioritas Trump adalah perdagangan dan penandatanganan transaksi-transaksi keuangan, baru setelah itu melihat urusan lain semisal isu keamanan dan terorisme, “sedangkan demokrasi dan HAM yang menjadi fokus pendahulunya, Barack Obama, adalah persoalan sekuder yang tak ada nilainya sama sekali.” (mm/losangelestimes/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL