Sanaa, LiputanIslam.com –  Pasukan Yaman telah melesatkan rudal balistik canggih jenis Burkan-2 buatan dalam negeri terhadap Riyadh, ibu kota Arab Saudi,  Jumat malam (19/5/2017). Demikian dinyatakan sumber militer Yaman.

Serangan rudal balistik ini tercatat yang ketiga kalinya dilesatkan ke Riyadh selama ini oleh pasukanYaman, dan kali ini dilakukan bersamaan dengan berbagai persiapan di Riyadh untuk menyambut kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump hari ini, Sabtu (20/5/2017).

Juru bicara resmi militer Yaman menyatakan rudal itu mencapai Riyadh dan menjadi pesan jelas dan penting bahwa Yaman masih siap dan solid melakukan perlawanan terhadap agresi militer Saudi dan sekutunya terhadap Yaman.

Di pihak lain, otoritas Saudi Sabtu dini hari mengaku berhasil merontokkan rudal tersebut di sebuah kawasan tak berpenduduk di selatan Riyadh.  Saudi juga menyatakan rudal itu diluncurkan oleh pasukan Houthi (Ansarullah) dari arah Sanaa, ibu kota Yaman.

Rudal jenis yang sama pertama kali dilesatkan oleh pasukan Yaman dengan sasaran sebuah pangkalan militer Saudi di bagian barat Riyadh pada Februari lalu.

Sedangkan serangan rudal kedua ditembakkan pada 18 Maret lalu dengan sasaran pangkalan udara King Salman di Riyadh bersamaan dengan pulangnya Raja Salman dari safarinya ke beberapa negara dunia.

Trump dilaporkan telah berangkat dari Pangkalan udara militer Andrews di pinggiran Washington, AS, dengan menggunakan pesawat Air Force One. Kepergian Trump ini menjadi safarinya yang pertama ke luar negeri sejak menjabat sebagai presiden AS.

Selama di Riyadh dia akan menghadiri tiga acara besar berupa pertemuan dengan pejabat Saudi, pertemuan terpisah dengan para pemimpin dari enam negara anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC), dan makan siang dengan para pemimpin Arab dan Muslim yang 56 di antaranya telah mendapat undangan.

Dari Riyadh dia akan melanjutkan perjalanan ke Baitul Maqdis (Yerussalem) dan Bethlehem, Palestina pendudukan,  kemudian ke Roma, Brussel dan berakhir di Sicilia.

Seorang pejabat senior AS mengatakan bahwa dalam kunjungannya ke Saudi Trump akan memotivasi negara-negara Arab Teluk agar membentuk pasukan koalisi semisal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). (mm/almasirah/timesofisrael/alarabiya/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL