Washington, LiputanIslam.com –  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku bahwa pada akhir bulan ini akan bersafari ke Arab Saudi, Israel, dan Vatikan dalam kunjungan perdananya ke luar negeri sejak menempati Gedung Putih.

Setelah dari tiga tempat itu dia akan mengikuti pertemuan puncak Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Brussel, Belgia, dan pertemuan kelompok tujuh negara industri terkemuka dunia (G-7) di Sisilia, Italia, pada akhir bulan ini.

“Kunjungan perdana saya ke luar negeri sebagai presiden AS akan ke Kerajaan Arab Saudi dan Israel, serta ke tempat yang sangat disukai oleh para kardinal di negaraku, Roma,” katanya di halaman Gedung Putih, Washington, Kamis (4/5/2017).

Dia menambahkan bahwa dia akan memulai safarinya itu dengan “pertemuan bersejarah dan hakiki di Saudi dengan para pemimpin dari seluruh penjuru dunia Islam,” karena Saudi adalah penanggungjawab Haramain, kota suci Mekkah al-Mukarramah dan Madinah al-Munawwarah.

“Di situ kami akan memulai pembangunan kaidah baru untuk kerjasama dan dukungan bersama para mitra kami orang-orang Islam untuk memerangi ekstremisme, terorisme, dan kekerasan serta mewujudkan masa depan yang lebih adil dan harapan bagi para pemuda Muslim di negara mereka,” katanya.

Kalangan pejabat mengatakan bahwa dalam safari Trump ke Saudi, Israel dan Vatikan itu dia akan mengadakan pertemuan dengan para delegasi dari negara-negara kawasan Timteng yang resah terhadap terorisme maupun terhadap sepak terjang Iran di kawasan yang sebenarnya justru demi memerangi terorisme.

Karena itu, media online berbahasa Arab Ray al-Youm yang berbasis di London, Inggris, menyebutkan bahwa dalam kunjungan ini Trump bermaksud mendirikan “aliansi Islam, Yahudi, dan Kristen anti Terorisme dan Iran.” (mm/rayalyoum)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL