Sanaa, LiputanIslam.com –  Serangan udara pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi kembali menimbulkan tragedi dengan korban puluhan anak kecil, Kamis (23/8/2018).

Sumber keamanan Yaman melaporkan bahwa jet tempur koalisi telah menyerang sebuah mobil yang mengangkut banyak anak kecil dan kaum perempuan yang baru dievakuasi dari keterkucilan di daerah al-Kau’i di distrik al-Duraihimi, provinsi Hudaydah. Serangan ini menggugurkan 22 anak kecil dan empat orang perempuan serta melukai beberapa lainnya.

Sumber itu menambahkan jet-jet tempur koalisi telah melancarkan serangkaian serangan udara ke berbagai lokasi di distrik al-Tahita dan al-Duraihimi.

Jubir pemerintahan penyelamatan nasional Yaman, Abdul Salam Ali Jabir, mengutuk kekejaman terbaru pasukan koalisi pimpinan Saudi ini.

“Koalisi agresor melanjutkan aksi kejahatannya yang mengerikan terhadap warga sipil dengan kadar yang merefleksikan kebengisan dan keterasingan mereka dari segala norma dan moral kemanusiaan. Mereka juga melanggar kehormatan keagamaan, termasuk kehormatan hari-hari mulia umat Islam,” kecamnya dalam sebuah pernyataan pers.

Dia juga memastikan bahwa koalisi Arab tidak akan menebar kejahatan demi kejahatan seandainya masyarakat internasional tidak bungkam di depan kejahatan yang jumlahnya sudah tak terhitung terhadap bangsa Yaman selama empat tahun terakhir.

Abdul Salam menegaskan bahwa koalisi pimpinan Saudi harus membayar mahal untuk setiap darah orang Yaman yang telah mereka tumpahkan, karena para pejuang dan kaum merdeka Yaman pasti akan membalas. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*