jihad nikahBaghdad, LiputanIslam.com – Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menghukum mati 19 perempuan di Mosul karena menolak apa yang disebut ISIS sebagai jihad nikad. Demikian dikatakan oleh pejabat bidang media Partai Demokrasi Kurdistan Irak, Senin (3/8), sebagaimana dilansir Alsumaria News.

“Ada 19 perempuan yang telah dieksekusi oleh ISIS dalam dua hari terakhir,” katanya.

Dia juga menyebutkan adanya konflik di dalam tubuh ISIS sendiri.

“ Belakangan ini ada beberapa anggota ISIS yang memisahkan dari kelompok ini, dan sekarang juga terjadi konfrontasi antarmereka menyangkut pembagian harta dan perempuan,” ungkapnya.

Menurutnya, gembong ISIS Abu Bakar al-Baghdadi memerintahkan supaya anak-anak gadis diserahkan kepada para petempur ISIS demi memompa semangat perang mereka.

Disebutkan bahwa jihad nikah dipraktikkan ISIS dengan cara paksa dan tidak menerapkan masa iddah perempuan sehingga menjadi bagian dari tindak asusila kelompok militan yang dikenal sangat kejam dan bengis ini atas nama Islam ini. Para ulama Islam dari berbagai mazhab mengharamkan praktik kotor berkedok agama tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL