yaman ansarullah fightersSanaa, LiputanIslam.com – Tokoh dan anggota senior Ansarullah (Houthi) Hasan Syarafuddin al-Murtadha dalam wawancara dengan Fars News yang dimuat Rabu (15/4) menjelaskan mengapa Ansarullah dan tentara Yaman hingga sekarang belum membalas serangan Arab Saudi. Selain itu dia juga memastikan Yaman sangat siap menyongsong serangan darat Saudi dan sekutunya, dan dalam rangka ini sebanyak 600 ribu sudah mendaftarkan diri sebagai relawan, sementara 80 persen tentara Yaman berpihak pada Ansarullah.

Mengenai mengapa Ansarullah belum membalas serangan Saudi dia mengatakan, “Sesuai pertimbangan-pertimbangan militer, tidak semestinya berperang dalam dua front. Karena itu, pertama yang harus dilakukan adalah meredakan kancah di dalam negeri, setelah itu baru mengarah ke luar negeri. Sebab, membagi pasukan dalam beberapa front berarti kekalahan. Dewasa ini front internal sudah hampir tuntas. Semua kawasan sudah tenang, kecuali beberapa bagian kecil provinsi Marib.”

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa Ansarullah telah melakukan komunikasi dengan Iran, Rusia dan pihak-pihak sekutu Ansarullah lainnya. Mengenai seruan beberapa negara, termasuk Iran, Oman dan Rusia supaya diselenggarakan dialog antarkelompok yang bertikai di Yaman, al-Murtadha mengatakan bahwa sejak beberapa waktu lalu sudah dimulai perundingan secara tertutup mengenai penyelenggaraan dialog untuk meredakan krisis Yaman.

“Namun, upaya-upaya ini menjadi mentah akibat sepak terjang Saudi untuk menggelar serangan darat,” katanya.
Di bagian akhir wawancara dia memastikan bahwa Ansarullah maupun tentara Yaman siap menyongsong serangan darat pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi ke Yaman.

“Perang darat bagi orang-orang Yaman lebih mudah dan sederhana daripada berhadapan dengan serangan udara,” tuturnya.

Dia juga beralasan bahwa sejak satu bulan lalu sudah ada 600,0000 orang yang sudah bergabung dengan para revolusioner Yaman, dan sekitar 80 persen tentara Yaman berpihak pada Ansarullah dan para revolusioner, sedangkan 20 sisanya memilih netral dan tidak anti Ansarullah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL