irak perempuan bersenjataBaghdad, LiputanIslam.com – Untuk pertama kalinya, sebuah kelompok perempuan bersenjata dibentuk di provinsi Anbar, Irak bagian barat. Demikian dilaporkan situs berita al-Youm al-Sabea, Ahad (16/11).

Disebutkan bahwa terinspirasi oleh kaum pejuang wanita Kurdi, kaum perempuan Irak itu telah membentuk pasukan pejuang kaum Hawa dengan nama “Banat al-Haq” (Puteri Kebenaran) untuk melawan kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Kelompok Banat al-Haq dideklarasikan oleh Dewan Adat Anbar.

Dewan ini menjelaskan bahwa para wanita anggota Banat al-Haq dewasa ini sedang menjalani pelatihan militer yang diperlukan untuk kemudian dibagi menjadi beberapa regu untuk bergabung dengan pasukan keamanan dan kelompok-kelompok adat bersenjata dalam operasi penumpasan ISIS di berbagai kota di provinsi Anbar. Sejauh ini sudah ada lebih dari 50 wanita yang menjadi anggota Banat al-Haq.

Menurut para pemerhati, mereka bangkit karena selama ini merasa sangat tertekan oleh keberadaan ISIS dan bahkan ada yang suami dan atau anggota keluarganya yang dibunuh oleh kawanan ISIS.

Meski demikian, organisasi baru ini tidak luput dari kritikan karena sebagian kalangan menganggap pembentukan pasukan perempuan itu dapat memotivasi orang untuk mengangkat senjata di luar bingkai kedaulatan negara Irak. Namun kalangan lain mendukungnya dengan harapan kelompok bersenjata perempuan itu dapat membantu pembebasan kota-kota di Anbar dari cengkraman teroris.

Seperti diketahui, sejak berhasil menguasai berbagai wilayah di Irak utara dan barat, ISIS telah menebar banyak kejahatan, termasuk pembunuhan massal, di negara ini hingga membangkitkan perlawanan dari warga dan kelompok-kelompok adat. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL