hashd-al-shaabi-balik-bendera-isisBaghdad, LiputanIslam.com –   Wakil Menlu Irak Aqil al-Khazali memperkirakan jumlah kawanan teroris ISIS di Irak sekitar 6000 orang. Dalam jumpa pers di Baghdad, ibu kota Irak, Selasa (27/12/2016), al-Khazali menjelaskan bahwa ada empat provinsi yang diduduki ISIS sejak kelompok bengis ini menyerbu Irak dan menduduki Mosul, ibu kota provinsi Nineveh, Irak utara, pada tahun 2014.

Sejauh ini, lanjutnya, pasukan militer dan pasukan relawan al-Hashd al-Shaabi berhasil membebaskan tiga provinsi, dan kini mereka berjuang membebaskan provinsi keempat atau yang terakhir, yaitu Nineveh yang menjadi markas besar ISIS.

Al-Khazali kemudian mempekirakan jumlah kawanan teroris takfiri ini tinggal 6000 orang.

“Beberapa analisa menunjukkan bahwa mengingat banyaknya anggota ISIS yang tewas, terluka,kabur, dan tertangkapnya ribuan orang di antara mereka dalam operasi pembebasan yang berlangsung dalam dua tahun terakhir maka kini jumlah mereka hanya tingga 6000 orang. Nasib mereka ini terbunuh atau ditangkap oleh pasukan militer gabungan Irak,” ujarnya.

Secara terpisah, Ahmad Madlul, wakil gubernur Nineveh, di hari yang sama menyatakan ISIS mendapatkan “kejutan” di tahun baru 2017.

“Pada tahun baru Masehi ISIS akan menghadapi perkembangan situasi militer besar dan tak terduga di sisi kiri kota Mosul. Bersama para komandan militer, kami telah mempelajari beberapa rencana militer untuk membebaskan Mosul,” tuturnya.

Dia keberatan mengungkapkan ihwal rencana itu kepada publik dan media karena jika dikuatirkan ISIS akan dapat mempengaruhi rencana itu.

“Rencana-rencana yang sudah diberitahukan kepada kami itu menunjukkan bahwa pusat kota Mosul akan mudah dikuasai oleh tentara Irak. Jadi, setelah mengejutkan ISIS di sisi kiri (bagian timur) pasukan militer akan dapat menguasai penuh sisi kanan (bagian barat), dan Mosul akan bebas total,” paparnya. (mm/alsumarianews/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL