ISIL militants attack Syrian village, burn houses, kidnap peopleDamaskus, LiputanIslam.com – Tiga tokoh militan oposisi bersenjata Suriah tewas dalam pertempuran dengan pasukan pemerintah negara ini, Ahad (5/10).

Situs pemberitaan Taht al-Mijhar melaporkan bahwa pasukan Suriah telah melancarkan serbuah ke sebuah kawasan di Rif Damaskus hingga terjadi kontak senjata yang menewaskan seorang tokoh pemberontak Suriah bernama Maher yang terkenal dengan julukan Abu al-Laith serta beberapa orang yang bersamanya.

Operasi serupa juga dilakukan tentara Suriah di daerah pegunungan Asal al-Ward di kawasan Qalamoun, bagian barat Suriah, hingga menewaskan seorang komandan militan oposisi yang memiliki julukan Abu Ubaidah al-Sahal.

Selain itu, seorang perwira desersi Suriah bernama Ahmad Mohammad al-Khiyal yang belakangan menjadi komandan militan oposisi juga terbunuh dalam perempuran dengan tentara Suriah di kamp Handarat, Rif Aleppo.

Sementara itu, AFP melaporkan bahwa kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah menguasai sebagian area pegunungan yang mengitari kota Ain al-Arab (Kurdi: Kobane).

Menurut kantor berita Perancis ini, pergerakan pasukan ISIS menuju kota ini terhambat akibat serangan udara pasukan koalisi anti ISIS.
“Pengeboman terhadap posisi-posisi ISIS oleh pasukan koalisi internasional dimulai lagi pada Ahad pagi setelah sempat relatif reda,” ungkap lembaga Pengawas HAM Suriah.

Rami Abdulrahman, pemimpin lembaga yang aktif memantau perkembangan situasi perang di Suriah itu, mengatakan kepada AFP, “ISIS kemarin malam telah merebut bagian selatan sahara Mashtah al-Nour di tenggara Kobane, namun gerak maju mereka ke arah Kobane terhalang oleh serangan udara pasukan koliasi internasional anti ISIS.”

Menurutnya, serangan udara itu telah menerjang tujuh posisi ISIS di sekitar sahara Mashtah al-Nour, mengakibatkan sejumlah besar anggota ISIS tewas. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL