"القسام" تعلن استشهاد قادتها العطار وأبو شمالة وبرهومGazaCity, LiputanIslam.com – Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, bersumpah akan memberikan balasan setimpal terhadap Israel atas gugurnya tiga petinggi Brigade Ezzedin al-Qassam akibat serangan Zionis di kota Rafah, Jalur Gaza selatan.

“Pembunuhan para petinggi al-Qassam di Rafah adalah kejahatan besar Israel yang tidak dapat mematahkan tekad dan perlawanan bangsa Palestina. Kejahatan ini tidak dapat melemahkan perlawanan, dan Israel akan membayar mahal,” tegas Juru Bicara Hamas Sami Abu Zuhri kepada kantor berita Turki Anadolu Kamis kemarin (21/8).

Sebelumnya, Juru Bicara Dinas Militer Israel Avichai Adraee menyatakan bahwa Keamanan Umum Israel, Shin Bet, berhasil menghabisi dua petinggi Brigade al-Qassam, Mohamed Abo Shamaleh dan Raed Attar dalam serangan udara terhadap sebuah bangunan di Rafah Kamis kemarin.

“Pasukan dan Dinas Keamanan Umum telah membidik dua petinggi Hamas Raed Attar dan Mohamed Abo Shamaleh di sebuah bangunan di kota Rafah,” tulis Adraee di media sosial Twitter.

Raed Attar, 47 tahun, menjabat sebagai anggota Dewan Tinggi Militer Brigade al-Qassam dan pemegang komando brigade ini di kota Rafah. Dia tercatat dalam daftar buronan pasukan Zionis. Shin Bet menyebutnya sebagai salah satu orang terkuat al-Qassam yang bertanggungjawab memimpin pasukan al-Qassam di seluruh Rafah dan terlibat dalam pembuatan terowongan para pejuang Palestina.

Sedangkan Mohamed Abo Shamaleh juga menjabat sebagai anggota Dewan Militer Brigade al-Qassam dan masuk dalam daftar buronan kakap Dinas Rahasia Israel sejak tahun 1991. Dia pernah lolos dari beberapa kali upaya pembunuhan terhadapnya, termasuk ketika rumahnya dikepung lalu diledakkan oleh pasukan Israel pada musim panas tahun 2004. Dia juga pernah cidera akibat serangan pasukan Israel di dekat rumah sakit Eropa di Rafah pada tahun 2003. Israel menuduhnya terlibat dalam penggalangan pasukan militan secara masif di Rafah.

Sementara itu, Brigade al-Qassam Kamis kemarin mengumumkan bahwa selain Mohamed Abo Shomaleh dan Raed Attar, Mohamed Barhoum juga gugur syahid akibat serangan pasukan Israel.

Sumber-sumber kesehatan Palestina menyebutkan bahwa serangan Israel sejak Kamis pagi kemarin telah menjatuhkan korban jiwa sedikitnya 26 orang, dan dengan demikian total jumlah syuhada Palestina mencapai sekitar 2,075 orang. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL