AlQuds, LiputanIslam.com –  Militer Zionis Israel mengumumkan bahwa tiga orang Palestina terbunuh dan satu lainnya ditangkap dalam dua peristiwa terpisah berupa upaya “penyusupan” mereka ke wilayah Israel melalui perbatasan selatan negara ilegal ini dengan Jalur Gaza.

Jubir militer Israel Afichai Adraee dalam sebuah pernyataannya Jumat malam (30/4/2018), menyebutkan, “Dua orang Palestina telah melanggar pagar keamanan di selatan Jalur Gaza dan melemparkan bom ke arah patroli militer lalu dibalas tembakan hingga keduanya terbunuh.”

Dalam pernyataan lain dia mengumumkan, “Telah terpantau dua orang perusuh yang berusaha menyusup ke wilayah Israel dan melanggar pagar keaanan di selatan Jalur Gaza.”

Dia menambahkan bahwa pasukan Israel menembak keduanya hingga satu di antara keduanya terbunuh, dan satu lainnya ditangkap untuk diperiksa.

Militer Israel tidak memberikan keterangan rinci mengenai identas orang-orang Palestina itu, sementara pihak Palestina juga belum memberikan komentar.

Setiap hari terjadi konsentrasi Palestina di lima titik dekat perbatasan Jalur Gaza – Israel dalam aksi protes yang dinamai “Great March of Return”. Aksi yang bermula pada 30 Maret lalu itu mengumandangkan hak para pengungsi Palestina ke kampung halaman mereka, termasuk di wilayah Israel (Palestina pendudukan 1948).

Aksi itu dilancarkan secara damai, namun militer Israel menyikapinya dengan kekerasan hingga sebanyak 35 orang Palestina gugur syahid dan ribuan lainnya menderita luka.  Aksi ini akan menemukan puncaknya pada peringatan Hari Nakba yang jatuh pada tanggal 15 Mei. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*