palestina ismail haniyehGazacity, LiputanIslam.com – Untuk pertama kalinya, Wakil Ketua Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, Ismail Haniyeh menjawab pertanyaan publik dari berbagai negara dunia dengan bahasa Inggris melalui media sosial Twitter selama tiga jam penuh.

Menurut laporan koran al-Quds al-Arabi, Senin (16/3/2015), kejadian langka ini diawali dengan inisiatif Hamas mengoperasikan hastag #AskHamas di Twitter pada tiga hari sebelumnya.

Selama tiga jam penuh itu dia antara lain berkicau, “Hamas adalah sebuah gerakan muqawamah (perlawanan) Palestina yang tujuannya ialah membebaskan Palestina, dan perjuangannya tak lain adalah melawan pendudukan Israel. Kami di Hamas tidak menolak perjanjian damai yang adil dan menjamin kebebasan tanah air kami serta hak-hak Palestina.”

Haniyeh juga menekankan bahwa Hamas merupakan organisasi dan gerakan yang moderat dan menjauhi radikalisme.

Menanggapi usulan supaya Hamas menerima prakarsa gencatan senjata lima tahun dengan imbalan pendirian pelabuhan laut dan udara di Jalur Gaza, dia menyebutkan bahwa pihak-pihak internasional memang mengajukan gagasan demikian, namun masalah ini sampai sekarang masih dipelajari. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*