kepulan-asap-perang-mosulMosul, LiputanIslam.com –   Pasukan relawan Irak al-Hashd al-Shaabi dalam statemennya, Kamis (15/12/2016), menyatakan pihaknya berhasil membebaskan 10 desa di barat Mosul, Irak utara, dalam operasi militer yang berlangsung tiga hari.

Statemen ini menyebutkan satu persatu nama desa yang berhasil mereka bebaskan, dan menyatakan bahwa jalur utama antara kota Tal Afar dan kawasan Tal Abtah sudah disisir dan dibersihkan, dan jalur terakhir logistik ISIS dengan Tal Afar dari sisi selatan sudah terputus.

Menurut statemen ini, lebih dari 65 anggota ISIS tewas diterjang operasi militer relawan dalam tiga hari terakhir, dan sebanyak 10 unit bom mobil ISIS dan satu gudang besar yang menampung zat beracun hancur.

Secara terpisah, pasukan komando operasi bersandi “Kami Datang, Wahai Nineveh” melalui juru bicaranya, Kol. Yahya Rasul, menyatakan separuh wilayah provinsi Nineveh yang beribu kotakan Mosul berhasil dibebaskan dari pendudukan ISIS.

Dijelaskan pula bahwa 46 dari total 56 distrik di bagian timur Mosul telah dibebaskan, dan 10 sisanya secara militer sudah dikuasai oleh pasukan Irak.

Menurutnya,  dalam perang kota untuk penumpasan ISIS di Mosul pasuan Irak bertindak ekstra hati-hati demi menghindari jatuhnya korban di pihak sipil.

Dia juga menegaskan bahwa operasi Nineveh merupakan gerbang untuk pembebasan kota Raqqah yang menjadi markas ISIS di Suriah, sebab tentara Suriah sudah berhasil membebaskan kota Aleppo dari tangan teroris. (mm/rudaw/alsumaria)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL