Ousted Egyptian President Mohamed Morsi on trialKairo, LiputanIslam.com – Beberapa jam pasca keluarnya vonis hukuman mati bagi mantan presiden Mesir Mohamed Morsi  Kementerian Dalam Negeri Mesir mengumumkan situasi “luar biasa” dan “siaga keamanan” untuk seluruh penjuru negara ini sehingga ketentuan masa cuti anggota kepolisian dicabut.  Demikian dilaporkan koran el-Nashra, Minggu (17/5).

Menurut laporan BBC, sistem keamanan diperketat di sekitar instansi-instansi penting dan jalan-jalan utama Kairo.

Sementara kantor berita Xinhua melaporkan tiga hakim ditembak mati beberapa jam setelah pengadilan memvonis mati Morsi.

Hanya selang dua jam setelah Pengadilan Kriminal Kairo memvonis mati Morsi dan puluhan pemimpin dan tokoh Ikhwanul Muslimin dengan dakwaan telah melakukan mata-mata dan serangan terhadap penjara-penjara di masa kepresidenan Hosni Mubarak, sekelompok militan Sabtu (16/5) lalu melepaskan tembakan terhadap mobil yang dinaiki oleh beberapa hakim di kota al-Arish, mengakibatkan tiga orang di antara mereka dan sopir tewas, sedangkan tiga hakim lainnya menderita luka dengan kondisi kritis.

Polisi segera mendatangi lokasi kejadian dan memblokir kawasan sekitarnya serta memulai penyelidikan untuk mengidentifikasi kawanan penyerang.

Belum ada kelompok yang menyatakan bertanggungjawab atas serangan  tersebut. Namun para analis menduga serangan itu dilakukan oleh kelompok Ansar Bayt al-Maqdis yang bersarang di Sinai dan beberapa waktu menyatakan bergabung dengan kelompok teroris ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL