iraq-bombingBaghdad, LiputanIslam.com – Puluhan orang dilaporkan tewas akibat serangan tiga bom yang ditujukan terhadap para peziarah makam Imam Musa al-Kadhim, salah satu imam mazhab Syiah, pada Kamis malam (22/5). Menurut laporan Reuters, para pejabat kepolisian dan rumah sakit menyebutkan korban tewas akibat serangan berantai itu mencapai 32 orang.

Serangan itu terjadi beberapa hari menjelang peringatan haul Imam Musa al-Kadhim yang jatuh pada tanggal 25 Rajab/23 Mei mendatang. Menjelang peringatan itu kaum Syiah Irak dari berbagai penjuru berdatangan menuju makam imam yang wafat pada tahun 183 H/799 M tersebut, dan banyak di antara mereka yang datang dengan berjalan kaki untuk menunjukkan loyalitas kepada imam mereka.

Kedatangan mereka dengan berbondong-bondong tak urung membuat para ekstrimis anti Syiah mudah melancarkan serangan terhadap mereka di jalan-jalan yang mengarah ke makam yang dituju.

Serangan paling fatal terjadi di wilayah timur Baghdad dekat Tayaran Square. Sebuah minibus yang bergerak mendekati kerumunan peziarah di tempat itu tiba-tiba meledak dan menewaskan 14 orang.

Di sebelah barat kawasan al-Mansour, sebuah mobil yang diparkir meledak menewaskan enam orang. Sedangkan di wilayah timur distrik al-Shaab, satu bom mobil juga meledak dan merenggut nyawa 12 peziarah.

Juru Bicara Otoritas Keamanan Baghdad, Saad Maan, menyebutkan bahwa aksi bom bunuh yang terjadi kawasan Mansour dilakukan oleh seorang pria yang menyamar dengan mengenakan pakaian abaya warna hitam.

Tiga serangan berantai itu juga menjatuhkan banyak korban luka, namun belum ada keterangan mengenai jumlahnya.
Serangan mematikan itu terjadi tiga hari setelah pengumuman final hasil penghitungan suara pemilu parlemen Irak yang berlangsung 30 April lalu. (mm/reuters/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL