palestina al-aqsaBaitulMaqdis, LiputanIslam.com – Akibat tekanan dan gelombang kecaman internasional Rezim Zionis Israel tak jadi menerapkan ketentuan yang membatasi kedatangan warga Muslim Palestina ke Masjidil Aqsa, Baitul Maqdis, Palestina pendudukan.

“Sudah diambil keputusan untuk mengembalikan keadaan seperti semula, dan tidak akan diterapkan pembatasan terhadap kunjungan para jemaah shalat,” ungkap juru bicara kepolisian Israel Luba Samiri, seperti dilansir AFP, Selasa (6/10).

Dia menambahkan, “Keputusan ini akan diterapkan sejak Rabu (7/10), tapi keputusan ini dapat berubah jika dapat menimbulkan keresahan di bidang keamanan.”

Dalam beberapa hari terakhir Israel melarang warga Palestina di bawah usia 50 tahun masuk ke Masjidil Aqsa yang merupakan tempat ke suci ke-3 bagi umat Islam setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Arab Saudi.

Di tempat suci itu pasukan Zionis juga gencar menebar kekerasan terhadap warga Muslim Palestina sehingga mengundang kecaman dari khalayak internasional.

Raja Abdullah dari Yordania mengingatkan Tel Aviv bahwa tindakan tersebut dapat mengusik hubungan Israel dengan Yordania.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan cemas atas maraknya kerusuhan di komplek Masjidil Aqsa serta mendesak Israel supaya mengakhiri kekerasan dan memulihkan ketentraman di tanah pendudukan Palestina.

Harian Times of Israel melaporkan bahwa Washington yang notabene sekutu Tel Aviv juga turut menekan dengan melontarkan ancaman bahwa jika Israel membuat konstruksi baru di Tepi Barat maka Amerika Serikat tidak akan memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyatakan bahwa kontruksi permukiman Yahudi itu ilegal. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL