hizbullah droneTelAviv, LiputanIslam.com – Komando Angkatan Udara Israel menginstruksian penghentian latihan militer menyusul peristiwa penyusupan beberapa pesawat nirawak (drone) milik milisi Hizbullah, Lebanon ke wilayah Israel. Demikian dilaporkan TV Israel Channel 7, sebagaimana dikutip situs berita Lebanon el-Nashra.

Disebutkan bahwa komandan Angkatan Udara Israel Mayjen Amir Eshel menyatakan instruksi itu diturunkan untuk keperluan penyelidikan suatu peristiwa yang berbahaya bagi keamanan Israel.

Dia tidak menyebutkan peristiwa itu, namun Channel 7 Israel memperkirakan bahwa hal itu terkait dengan masuknya sejumlah pesawat nirawak tak dikenal ke zona udara Israel beberapa waktu lalu. Pesawat itu berkeliaran di angkasa Israel beberapa lama kemudian kembali ke pangkalan asalnya dengan selamat.

Media Israel saat itu menyebutkan pesawat nirawak itu milik Hizbullah yang diterbangkan dari kota kecil Naqoura di Lebanon Selatan.
Tentara Israel belakangan dihantui kekhawatiran mendapat serangan lagi dari pasukan Hizbullah di dekat perbatasannya dengan Lebanon. Sejak mendapat serangan yang menewaskan dan melukai beberapa tentara Zionis itu Israel belakangan terlihat sangat pasif dan waswas sehingga tidak menunjukkan inisiatif apapun terkait insiden tersebut.

Sudah sekian lama Tel Aviv bersumbar dan menebar mitos bahwa tentaranya adalah pasukan digdaya tak terkalahkan, namun mitos ini belakangan remuk di mata dunia, termasuk setelah mereka gagal berbuat sesuatu yang berarti dalam upayanya menumpas gerakan-gerakan perlawanan bersenjata Palestina di Jalur Gaza dalam perang selama 51 hari.

Apa yang dilakukan Israel hanyalah mengamuk secara membabi buta hingga banyak jatuh korban sipil Palestina, sementara puluhan serdadu Zionis – menurut pihak pejuang Palestina ratusan- juga bergelimpangan tanpa nyawa di tangan para pejuang Palestina yang didukung secara terbuka oleh Iran dan Hizbullah . Mitos itu kian rontok setelah Israel mendapat serangan telak dari Hizbullah di kawasan Sheeba, Lebanon Selatan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL