Islamabad, LiputanIslam.com –  Sedikitnya 25 orang terbunuh dan 30 lainnya luka-luka akibat ledakan bom di sebuah pasar yang ramai pengunjung di sebuah kawasan  yang mayoritas penduduknya bermazhab  Syiah di Parachinar, ibu kota wilayah suku Kurram, Pakistan, dekat perbatasan negara ini dengan Afghanistan, Sabtu (21/1/2017).

Pejabat administrasi setempat, Ikramullah Khan, mengatakan bahwa status darurat diterapkan di daerah itu menyusul serangan teror tersebut, sementara para korban telah dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi minimal 10 di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Militer Pakistan menyatakan para korban itu dilarikan ke rumah sakit dengan menggunakan helikopter.

Gerakan “Taliban Pakistan” menyatakan bertanggungjawab atas serangan itu. Kelompok ekstrimis itu menegaskan ledakan itu merupakan serangan bom bunuh diri, sementara pihak militer Pakistan menyatakan ledakan berasal dari bom yang ditanam. Kelompok ini juga menyebut serangan itu sebagai aksi balas dendam atas tewasnya beberapa anggota mereka dalam konfrontasi dengan polisi.

Ledakan itu terjadi pada pukul 08.50 waktu setempat, dan mengundang kedatangan pasukan reaksi cepat yang segera memblokir area peledakan.

Para pejabat dan tokoh masyarakat Pakistan mengutuk serangan yang merenggut banyak nyawa warga sipil tak berdosa tersebut. Menteri Dalam Negeri Chaudhry Nisar Ali Khan memerintahkan pembuatan laporan secara detail mengenai peristiwa ini. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL