NewYork, LiputanIslam.com –   Dubes Suriah untuk PBB Bashar Jaafari membeberkan rencana kelompok-kelompok militan melancarkan serangan dengan menggunakan senjata kimia dalam beberapa hari ke depan supaya tentara Suriah menjadi sasaran tuduhan banyak pihak.

Dalam pembicaraannya mengenai situasi kemanusiaan di Suriah, Rabu (28/2/2018), Jaafari mengatakan bahwa pada 20 Februari lalu tiga unit truk Turki masuk ke Suriah membawa zat klorin melalui pintu perbatasan al-Hawa di provinsi Idlib.

Dia menjelaskan bahwa dua di antara tiga truk Turki itu berhenti di desa Qalb Luzah di provinsi Idlib, sementara satu lainnya bergerak ke desa al-Habit di bagian utara provinsi ini.

Menurutnya, data-data yang sampai ke tangan pemerintah Suriah menunjukkan bahwa “para teroris menyiapkan aksi teror berskala luas dengan menggunakan zat klorin supaya tentara Suriah menjadi sasaran tuduhan.”

“Para teroris itu mendapat pelatihan secara mumpuni dari intelijen Barat dan Turki untuk merekayasa serangan kimia sebelum 13 Maret,” lanjut Jaafari, sembari menyebutkan bahwa pada tanggal itu Dewan Eksekutif Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) akan menggelar konferensinya yang ke-87.

Dia menjelaskan bahwa dua truk Turki itu ada di desa Qalb Luzah, sedangkan satu truk lainnya ada di markas kelompok teroris Hayat Tahrir Sham alias Jabhat al-Nusra di timur laut desa al-Habit, dan di tempat  itulah kawanan teroris menurunkan bahan berbahaya itu dari truk tersebut.

Sebelumnya, Kemhan Rusia mengingatkan bahwa kelompok-kelompok bersenjata ilegal yang berkonsentrasi di Ghouta Timur merencanakan serangan provokatif dengan menggunakan bahan kimia demi mengkriminalisasi tentara Suriah.

Sementara itu, tentara Suriah bergerak maju di kawasan Ghouta Timur serta menguasai wilayah Khush Al-Dawahirah dan mencapai sekitar Al-Shifuniyah.

Sumber militer Suriah, Rabu (28/2/2018), menyatakan ada kemungkinan pihaknya akan segera menguasai sepenuhnya al-Shifuniyah, dan di sisi lain tentara Suriah di kawasan kantor administrasi kendaraan juga bergerak maju sejauh 1.5 kilometer menuju distrik Al-Ajma di Harasta.

Tentara Suriah sejak empat hari lalu memulai operasi serangan darat dan udara besar-besaran dari dua arah di Ghouta Timur yang bersebelahan dengan Damaskus, ibu kota Suriah. (mm/mayadeen/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*