kapal perang iran di suez

Kapal perang Iran di Terusan Suez, Mesir.

Kairo, LiputanIslam.com – Pengadilan Mesir telah menjatuhkan vonis hukuman penjara terhadap seorang warga Mesir karena terlibat aksi mata-mata untuk kepentingan Rezim Zionis Israel. Selain itu, melalui sidang in absentia, pengadilan Mesir juga menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup terhadap dua warga Israel karena terlibat pendirian sebuah organisasi spionase di Mesir.

Mengutip laporan kantor berita MENA, Israel National News (INS) Minggu (21/12) menyebutkan bahwa warga Mesir bernama Mohamed Ali Abdel Baki itu dijatuhi vonis hukuman karena diketahui telah memberikan informasi yang merugikan keamanan Mesir kepada Isral mengenai pergerakan kapal-kapal perang Mesir dan beberapa negara lain, terutama Iran.

Selain itu, Abdel Baki juga telah memberikan informasi kepada dua intelijen Israel tentang Pelabuhan Port Said dan manajemennya. Dia menjalin hubungan pertama kali dengan dinas rahasia Israel via internet pada tahun 2011, dan setahun kemudian dia mengadakan pertemuan dengan dua agen Israel tersebut di Kedutaan Besar Israel di Bangkok, Thailand.

Pengadilan Mesir menyatakan bahwa selain terlibat aksi spionase untuk kepentingan Israel, Abdel Baki juga telah mengajukan proposal untuk memberikan informasi serupa kepada Iran, Suriah dan Hizbullah di Lebanon.

Menurut INS, pada Februari 2011 dua kapal perang Iran memasuki Laut Tengah melalui Terusan Suez untuk pertama kalinya sejak terjadi revolusi Islam Iran pada tahun 1979. Hal ini membuat Israel terpaksa menerapkan siaga tinggi pada angkatan lautnya.

INS menambahkan bahwa pada tahun 2012, kapal-kapal perang Iran juga datang lagi ke Laut Tengah melalui terusan yang sama dan melintasi kawasan lepas pantai Israel menuju pelabuhan Latakia, Suriah, sebelum kemudian kembali lagi ke Iran. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL