Damaskus, LiputanIslam.com –  Para anggota kelompok teroris ISIS asal negara-negara asing dilaporkan telah keluar semuanya dari kota Raqqa, Suriah utara, menuju provinsi Deir el-Zor, Suriah timur, sehingga anggota yang tersisa hanyalah mereka yang berasal dari provinsi Aleppo, Idlib, Deir al-Zor dan Raqqa sendiri.

Beberapa penduduk Raqqa, Senin (27/3/2017), mengatakan kepada DPA, “Para anggota ISIS telah menyebarkan rumor jebolnya Bendungan Furat (Eufrat) Ahad kemarin dan menyeru penduduk agar keluar dari kota ini sehingga ribuan penduduk keluar melintasi Sungai Furat menuju bagian selatan kota. Para penebar rumor itu ikut menyeberangi Sungai Furat dan bergerak menuju provinsi Deir al-Zor, sedangkan anggota ISIS yang tersisa adalah anak-anak provinsi Raqqa, Aleppo, dan Deir al-Zor.”

Seorang penduduk distrik Firdaus yang dihuni oleh banyak anggota ISIS asing di Raqqa menuturkan, “Salah seorang hakim ISIS berkewarganegaraan Mesir Senin pagi telah bergerak menuju Deir al-Zor bersama keluarganya, membawa tas-tas koper bersama isteri, anak-anak, dan seorang budaknya.”

Penduduk yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan dirinya ini menambahkan, “Ketika saya bertanya kepada hakim itu pergi kemana para anggota asing ISIS, kami mendapatkan doktrin-doktrin agar meninggalkan kota Raqqa menuju kota Mayadin di bagian timur provinsi Deir al-Zor.”

Dia menjelaskan bahwa distrik Firdaus semula ditinggali oleh lebih dari 600 keluarga para anggota asing ISIS yang lazim disebut “Muhajirin”, tapi belakangan sudah tak ada lagi satupun di antara mereka di sana.

Menurutnya, Minggu lalu sebanyak lebih dari 70 keluarga telah bergerak menyeberang Sungai Furat dengan perahu dan kapal-kapal kecil, sementara di seberang selatan sungai ini beberapa mobil sudah menunggu mereka.

Di pihak lain, aliansi Arab-Kurdi Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) belakangan ini telah mengepung kota Raqqa dari tiga arah, dan posisi ISIS kian terjepit setelah SDF berhasil menguasai pangkalan udara militer Tabqa.

Sementara itu, kawanan bersenjata ISIS juga angkat kaki dari provinsi Sweida menuju Raqqah setelah terdesak dalam pertempuran sengit melawan pasukan pemerintah Suriah. Setelah itu, terjadi pula gelombang kedua keluarnya pasukan ISIS dari distrik al-Wa’ar, Homs, menuju Jarablus di bagian timur provinsi Aleppo.

Di bagian lain, sumber militer Suriah menepis klaim kelompok teroris Ahrar al-Sham bahwa satu unit helikopter tentara Suriah tertembak jatuh di provinsi Latakia. Sumber itu menyebut klaim itu “sama sekali tidak benar.” (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL