Mosul, LiputanIslam.com –  Pasukan Irak menyatakan berhasil merebut satu lagi distrik di kawasan Mosul barat, Irak utara, dan dengan demikian posisi kawanan teroris ISIS yang bertahan di bagian kota ini semakin terjepit. Bersamaan dengan ini ISIS dilaporkan telah membantai belasan keluarga penduduk setempat, sementara serangan udara Amerika Serikat (AS) menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan lainnya.

Beberapa sumber, Rabu (10/5/2017), menyebutkan bahwa jumlah distrik yang masih menjadi tempat bertahannya ISIS di Mosul barat sekarang tinggal lima.

Sebelumnya, pasukan operasi gabungan Irak yang mengoordinasikan serangan pembebasan Mosul dalam statemennya menyebutkan bahwa pasukan kontra-terorisme Irak telah membebaskan kawasan al-Sina’iyyyah utara di Mosul barat dan mengibarkan bendera Irak di sana setelah menimpakan beberapa kerugian pada ISIS.

Beberapa sumber mengatakan bisa jadi pembebasan lima distrik yang masih berada dalam cengkraman ISIS tersebut akan tertunda sampai bulan suci Ramadhan akibat kepadatan penduduk sehingga pasukan Irak harus berhati dalam menggempur posisi-posisi ISIS.

Sementara itu, beberapa sumber lokal provinsi Nineveh menyebutkan bahwa ISIS telah melakukan kejagatan sadis baru dengan mengeksekusi 17 keluarga yang bermaksud kabur dari daerah yang dikuasai ISIS di Mosul barat.

Disebutkan belasan keluarga itu bermaksud keluar dari kawasan al-Zanjali, tapi kemudian diberondong peluru oleh ISIS hingga tewas.

Kabar lain menyebutkan sedikitnya 35 orang tewas dan 113 luka-luka terkena serangan jet tempur AS terhadap sebuah lokasi permukiman di Mosul, Kamis dini hari (11/5/2017), namun belum ada keterangan resmi dari pihak Irak maupun AS mengenai kabar ini. (mm/rayalyoum/shafaaqnews/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL