cumhuriyet senjata utk teroris suriahIstanbul, LiputanIslam.com –  Koran Cumriyet terbitan Turki Jumat (29/5) dalam edisi cetaknya memuat foto-foto, sedangkan dalam edisi online-nya selain memuat foto juga memuat video yang menunjukkan suplai senjata Turki yang dimuat di dalam beberapa truk untuk kawanan bersenjata di Suriah.

Disebutkan bahwa dalam pengiriman senjata Turki ke Suriah yang terjadi pada awal awal tahun 2014 itu terdapat peluru-peluru mortir yang disembunyikan di bawah obat-obatan yang termuat dalam truk-truk yang disewa secara resmi untuk kepentingan lembaga kemanusiaan namun dicegat oleh tentara Turki di dekat perbatasan Suriah pada Januari 2014.

Menurut Cumhuriyet, truk-truk itu mengangkut sebanyak 80,000 peluru mortir kaliber kecil dan besar serta ratusan roket yang disebut-sebut buatan Rusia yang telah dibeli oleh negara-negara eks Uni Soviet.

Kasus ini menjadi skandal politik yang menimbulkan kecurigaan banyak orang mengenai sejauh mana keterlibatan pemerintah Turki dalam masalah ini, terutama setelah di dunia maya tersiar dokumen-dokumen yang menunjukkan bahwa truk-truk itu berada di bawah pengawasan badan intelijen nasional Turki dan membawa senjata dan perlengkapan militer untuk kelompok-kelompok teroris yang memerangi pasukan pemerintah Suriah.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan pembongkaran skandal ini tak lepas dari upaya lawan politiknya, Muhammed Fethullah Gülen, untuk menjatuhkan reputasi pemerintah.

Pemerintah Turki melarang publikasi konten-konten seputar skandal itu di media dan jejaring sosial semisal Facebook dan Twitter.  Karena itu, publikasi yang dilakukan Cumhuriyet segera mengundang reaksi dari para pejabat Ankara, sementara Kejaksaan Umum Istanbul menyatakan akan menindak koran ini secara hukum.

Asosiasi wartawan Turkipun tak tinggal diam. Kalangan insan pers membela Cumhuriyet dengan merilis statemen menegaskan bahwa kejaksaan seharusnya mengusut pihak-pihak yang menyuplai senjata kepada para teroris, bukan malah menindak koran Cumhuriyet.

“Faktanya ialah pemerintah Turki mendukung teroris, sedangkan apa yang dilakukan oleh Cumhuriyet dalam membongkar skandal ini adalah tugas kewartawanan,” bunyi statemen itu.

Kepolisian Turki bulan lalu menangkap empat jaksa, satu hakim dan beberapa perwira karena terlibat dalam pengeluaran instruksi pemeriksaan truk-truk bermuatan senjata itu.

Pembongkaran skandal ini menjadi pukulan telak bagi partai yang berkuasa di Turki menjelang pemilu parlemen yang dijadwalkan berlangsung tanggal 7 Juni 2015. Partai-partai oposisi Turki sejak awal sudah gencar menuduh pemerintah Turki memberikan dukungan logistik dan senjata kepada kelompok-kelompok teroris di Suriah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL