Ankara, LiputanIslam.com –   Kemhan Turki mengumumkan bahwa satu tentara negara ini tewas dan tiga lainnya terluka akibat serangan yang menimpa sebuah pos pemeriksaan yang ditempati oleh militer Turki dalam misi penjagaan zona de-eskalasi di provinsi Idlib di bagian barat laut Suriah.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Kamis malam (26/6/2019), Kemhan Turki menjelaskan bahwa pasukan Suriah yang ditempatkan di dekat zona de-eskalasi telah menyerang pos pemantau ke-10 dengan peluru artileri.

Baca: Erdogan: Sistem S-400 Rusia Akan Tiba Bulan Depan

Menurut kementerian ini, serangan itu “disengaja” karena posisi pos tersebut berada di sudut daerah di bagian selatan provinsi Idlib. Akibatnya, satu tentara Turki “terbunuh oleh serangan itu,” tiga lainnya cidera sehingga dievakuasi dan kini sedang menjalani perawatan.

Kemhan Turki menyatakan bahwa dengan latar belakang demikian maka Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Turki memanggil atase militer Rusia di Ankara agar kemudian Turki dan Rusia mengambil tindakan yang diperlukan terkait dengan insiden ini.

Kemhan Turki berjanji akan mereaksi serangan itu “dalam bentuk yang paling keras.”

Baca: Pasukan Suriah Balas Serangan Teroris di Idlib dan Hama

Sejak Mei lalu, Kemhan Turki telah mengumumkan terjadinya beberapa kali serangan ke beberapa titik kontrol pasukan Turki di wilayah Idlib, dan menuduh pemerintah Suriah sengaja melakukan serangan itu.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjanji negaranya akan mereaksi apa yang disebutnya “serangan pasukan Assad” ke pos-pos pemeriksaan.

Idlib merupakan bagian dari zona de-eskalasi yang juga mencakup beberapa wilayah provinsi Hama dan Lattakia. Zona ini ditetapkan pada tahun 2017 sebagai hasil dari kesepakatan yang dicapai dalam bingkai Perjanjian Astana antara Rusia, Turki dan Iran untuk penyelesaian krisis Suriah. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*