senjata rusia di suriahDamaskus, LiputanIslam.com – Sumber-sumber militer Suriah menyatakan pihaknya tak lama akan lagi akan berhasil membuyarkan kepungan gerombolan teroris ISIS terhadap bandara militer Kuwairis di Rif Aleppo, sementara Rusia mengaku mendapat bantuan informasi dari oposisi Suriah dalam serangan terhadap kawanan teroris.

Sebagaimana dilansir Rai al-Youm, Selasa kemarin (10/11), jarak pasukan pemerintah Suriah dengan bandara Kuwairis sudah tingga 2 km sehingga hanya butuh beberapa jam lagi untuk pembebasan bandara.

Pasukan Suriah terus bergerak cepat di Rif Aleppo. Dalam perkembangan terbaru mereka berhasil membebaskan distrik Sheikh Ahmad yang merupakan markas utama ISIS di bagian selatan Rif Aleppo. ISIS terusir dari distrik itu dalam operasi militer Suriah untuk pembebasan bandara Kuwairis yang sudah dua tahun dikepung ISIS.

Menurut Rai al-Youm, sumber-sumber lapangan di bagian selatan Rif Aleppo menyebutkan tentara Suriah juga mengalami kemajuan signifikan dalam upaya menguasai basis utama kelompok-kelompok teroris lain yaitu Front al-Nusra, Ahrar al-Sham, dan Jaish al-Mujahidin wa al-Ansar.

Kemajuan ini terjadi bersamaan dengan keberhasilan tentara Suriah menguasai seluruh kawasan timur dan sebagian kawasan selatan distrik al-Hadir setelah merebut desa-desa yang mengarah ke dua wilayah itu dengan bantuan serangan udara Rusia dan Suriah sendiri.

Pihak teroris dalam pernyataannya di media sosial mengakui beberapa anggotanya tewas, tiga di antaranya komandan Ahrar Sham di bagian selatan Rif Aleppo, yaitu Abu Islam al-Hamawi, Abu Abdillah al-Rashafi, dan Abdul Basith Abu Mahmoud.

Laporan terbaru yang dimuat situs Alalam beberapa jam lalu menyebutkan pasukan Surah sudah berhasil memecah kepungan teroris terhadap bandara Kuwairis melalui pertempuran yang menjatuhkan banyak korban tewas di pihak teroris.

Sementara itu, Irna melaporkan bahwa serangan udara terhadap posisi-posisi teroris kian gencar setelah Rusia mendapat bantuan informasi dari kalangan oposisi Suriah.

“Ada banyak kemajuan dan kerjasama dalam pemboman posisi-posisi teroris dan ini akan terus berlanjut. Pada tahap baru operasi kontra-teroris, banyak sasaran diserang oleh jet-jet tempur Rusia berdasarkan informasi yang diberikan oleh oposisi Suriah, “ ungkap juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL