Moskow, LiputanIslam.com –  Pasukan Arab Suriah (SAA) dalam operasi penyisiran sejumlah desa di provinsi Quneitra di bagian barat daya negara ini telah menemukan sejumlah besar senjata, amunisi, dan berbagai perlengkapan militer lain buatan Israel.

Barang-barang itu adalah senjata dan sarana militer yang ditinggal pergi oleh kawanan bersenjata yang kabur ketika terdesak dalam pertempuran dengan SAA.

Kantor berita resmi Suriah, SANA, melaporkan bahwa di antara temuan senjata dan amunisi itu terdapat senapan laras panjan, rudal anti tank TOW buatan AS, berbagai jenis amunisi, ranjau, senjata otomatis, perlengkapan untuk kelompok Helm Putih (White Helmets), dan bahan makanan buatan Israel, yang semuanya ditemukan dari tempat penyembunyian di bawah tanah.

SAA masih terus menggelar operasi penyisiran desa-desa yang telah dibebaskan dari pendudukan teroris, karena kelompok teroris Jabhat al-Nusra terindikasi telah memendam dalam tanah sejumlah besar senjata dan amunisi di banyak desa, lahan pertanian, dan kolam-kolam taman yang tersebar di provinsi Quneitra.

Pada 19 Juli lalu telah dicapai kesepakatan antara SAA dan kawanan pemberontak dengan pengawasan Rusia. Kesepakatan ini mengharuskan kawanan pemberontak keluar dari Qunetra ke Idlib jika mereka menolak rekonsiliasi dan pemulihan status mereka agar dapat tetap tinggal di daerah mereka. Kesepakatan ini juga menetapkan penempatan kembali  SAA di berbagai daerah sebagaimana masa sebelum pecahnya pemberontakan dan terorisme pada tahun 2011. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*