Damaskus, LiputanIslam.com –  Tentara Suriah dan sekutunya terus menggelar operasi militer di bagian selatan provinsi Idlib, dan pada Senin (29/1/2018) mereka berhasil menguasai penuh distrik Abu Duhur dan membebaskan dua desa.

Menurut TV Al-Manar yang berbasis di Lebanon, dalam operasi itu mereka juga berhasil  menguasai dataran tinggi dan kawasan pertanian Al-Azwu di barat Abu Duhur.  Dataran tinggi ini menghadap ke sejumlah distrik dan desa sekitar, termasuk Al-Khufyah dan jalur logistik dari arah utara ke Abu Duhur.

Distrik Abu Duhur berada di barat pangkalan udara Abu Duhur yang telah direbut oleh tentara Suriah dari tangan kelompok teroris Jabhat Al-Nusra sejak beberapa waktu lalu.

TV pemerintah Suriah melaporkan bahwa tentara Suriah menemukan tiga kuburan massal berisi puluhan kerangka yang diduga sebagai  tentara Suriah yang telah dieksekusi oleh teroris Jabhat Al-Nusra dan sekutunya ketika  pangkalan udara Abu Duhur jatuh ke tangan teroris pada Juli 2015.

Sebanyak 45 kerangka telah dievakuasi dari tiga kuburan massal itu dan di bawa ke rumah sakit di Hama untuk identifikasi.  Diperkirakan jumlah kerangka masih akan bertambah karena data yang ada mencatat jumlah tentara Suriah yang dieksekusi saat itu mencapai 71 orang.

Laporan lain dari RT menyebutkan bahwa tentara Suriah telah menyerang konvoi militer Turki dekat kawasan pedesaan Al-Ais setelah konvoi ini menerobos perbatasan Suriah. Tanpa keterangan lebih lanjut, RT menyebutkan bahwa tentara Suriah telah menyerang konvoi itu dengan menembakkan lebih dari 30 mortir.

Di Afrin, sumber medis melaporkan bahwa 25 orang, beberapa di antaranya anak keci, yang berasal dari satu keluarga tewas terkena serangan udara Turki di kawasan yang dikuasai oleh milisi Kurdi di Suriah utara tersebut.  (mm/fna/rt/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*