Qal’at al-HisnHoms, LiputanIslam – Tentara Suriah berhasil merebut Qal’at al-Hisn, sebuah benteng terkenal peninggalan sejarah Abad Pertengahan di dekat kota Homs setelah terlibat kontak senjata sengit melawan pasukan pemberontak yang berlindung di dalamnya.

TV al-Mayadeen, Suriah, Kamis (20/03/2014) menayangkan rekaman video sejumlah pria berseragam militer mengibarkan bendera Suriah sambil melambaikan tangan dari bagian bangunan tertinggi pada benteng, diiringi rentetan suara muntahan peluru ke udara.

Wilayah benteng bersejarah itu merupakan basis terakhir gerilyawan pemberontak di barat kota Homs. Pasukan Suriah mulai menggempur wilayah itu sejak Rabu (19/03/2014). Keberhasilan ini disusul dengan penutupan jalur perbatasan Suriah dengan Lebanon di wilayah tersebut bagi gerilyawan bersenjata.

Dalam operasi penyisiran di wilayah Ras al-Ayn dekat Yabroud, tentara Suriah juga menemukan pabrik perakitan misil dan bom, termasuk bom mobil. Reporter al-Alam melaporkan, banyak bom  mobil, termasuk yang dikirim ke Lobanon, dirakit di Ras al-Ayn.

Menurut laporan al-Manar, dalam peristiwa serbuan tentara Suriah ke Qal’at al-Hisn Kamis (20/03/2014) sebanyak 14 gerilyawan pemberontak tewas terkena ledakan ranjau yang di pasang tentara Suriah. Sedangkan menurut AFP, sebuah sumber militer Suriah menyebutkan bahwa 11 gerilyawan tewas ketika berusaha kabur dari benteng menuju wilayah Lebanon. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*