syria-armyRankus, LiputanIslam.com – Tentara Suriah kembali merebut kota Rankus di kawasan strategis Qalamun dari tangan milisi pemberontak, sementara di kota Homs dua bom mobil meledak dan menewaskan sedikitnya 25 warga, termasuk perempuan dan anak kecil, Rabu (10/4/2014).

Mengutip keterangan sumber-sumber militer, kantor berita Suriah, SANA, menyebutkan bahwa kota di kawasan timur Suriah itu merupakan salah satu wilayah terakhir Suriah yang dikuasai militan pemberontak yang didukung oleh kekuatan-kekuatan asing. “Satuan-satuan pasukan Suriah baru menuntaskan operasinya di kawasan Rankus dan memulihkan kembali keamanan dan stabilitas di sana setelah menghabisi sejumlah besar teroris,” kutip SANA.

Media Arab lokal melaporkan serangan masif tentara Suriah di Rankus telah menewaskan hampir 30 militan, dan dalam operasi ini tentara Suriah dibantu milisi gerakan Hizbullah asal Lebanon. Jatuhnya Rankus yang berjarak sekitar 45 km dari Damaskus ini ke tangan pasukan Suriah  diakui oleh kelompok-kelompok oposisi.

Kawasan Qalamoun sendiri dipandang strategis karena berada di sepanjang perbatasan Suriah dengan Lebanon, dan di sana pula terdapat jalur utama yang menghubungkan Damaskus dengan Homs. Pengawas Hak Asasi Manusia (HAM) Suriah menyatakan bahwa Rankus dilandai badai peluru dan serangan udara sejak Senin (7/4).

Sementara itu, dua bom mobil menerjang pusat kota Homs. SANA melaporkan serangan militan ini menewaskan sedikitnya 25 warga sipil, termasuk satu perempuan dan satu anak kecil, serta melukai lebih dari 100 orang lainnya. Bom mobil kedua meledak sekira setengah jam setelah ledakan pertama.

Sedangkan Pengawas HAM Suriah menyebutkan ledakan dua mobil itu menewas 21 orang dan terjadi di kawasan yang mayoritas penduduknya menganut aliran Alawi. Dalam rekaman video yang diunggah oleh aktivis terlihat bagian depan beberapa toko hancur, sementara warga panik dan berlarian ke sana kemari, dan para petugas berusaha memadamkan kobaran api.

Di bagian lain, milisi Front al-Nusra mengabarkan satu komandan milisinya tewas di desa Koush, Provinsi Idlib. Dalam pesannya di Twitter Rabu (9/4) pemberontak Suriah itu menyebutkan satu komandan mereka yang bernama Abu Lail al-Idlibi tewas dalam “Perang Anfal” di kawasan Latakia. Sehari sebelumnya kelompok ini juga melaporkan satu lagi komandan milisinya yang berkewarganegaraan Irak bernama Abu Talhah al-Baghdadi tewas dalam pertempuran di Rankus.

Perang Suriah yang dipicu oleh pemberontakan sejak Maret 2011 telah mewaskan lebih dari 150,000 orang, dan sekitar 9 juta lainnya terusir dari tempat tinggal dan kampung halaman mereka. (mm/sana/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL