Damaskus, LiputanIslam.com –  Untuk pertama kalinya selama beberapa tahun terakhir Pasukan Arab Suriah (SAA) dengan senjata lengkapnya berada dalam posisi berhadapan lagi secara langsung dengan pasukan Zionis Israel di seluruh garis perbatasan Suriah dengan wilayah pendudukan Golan.

Hal ini terjadi setelah SAA berhasil membebaskan daerah Haud al-Yarmouk, sementara pasukan udara Suriah juga terus menyisir kawasan sekitar dan memburu kawanan teroris ISIS yang kabur meninggalkan peralatan tempurnya.

SAA telah mengibarkan bendera Suriah di bukit al-Qaba dan Karum al-Hamriyah di utara Jabata al-Khashab, provinsi Quneitra, Rabu (1/8/2018), sementara kawanan bersenjata di Bi’ir Ajam dan al-Buraiqah yang menolak rekonsiliasi sedang menunggu datangnya armada bus yang akan mengevakuasi mereka dari Suriah selatan menuju Suriah utara.

Dilaporkan bahwa di manapun teroris pernah berada di Suriah selatan di situ pasti terdapat bukti-bukti nyata peranan Saudi serta dukungan Israel dan Barat secara tanpa batas kepada kawanan bersenjata, dan dengan buyarnya agenda ISIS di Suriah selatan kini tak tersisa apapun darinya kecuali slogan-slogan yang bertebaran di dinding banyak bangunan. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*