Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan Arab Suriah (SAA) dan kelompok-kelompok pasukan sekutunya telah mencapai sisi Sungai Furat (Eufrat) dan menguasai beberapa daerah di bagian tenggara provinsi Raqqa di timur laut negara ini.

“Tentara Suriah dan pasukan adat untuk pertama kalinya mencapai Sungai Furat dan menguasai beberapa kawasan perbukitan dan dataran tinggi Hakimah serta distrik al-Ghanim al-Ulya dan desa-desa al-Jubaili, al-Rabiyah, dan Hawija Shanan,” kata seorang komandan pasukan adat yang ikut berperang membantu SAA kepada kantor berita Jerman, DPA.

Sumber anonim ini menambahkan bahwa SAA kini mengepung sisa-sisa pasukan teroris ISIS di bebarapa distrik, yaitu Zur Shimir, al-Sabkhah, al-Sharidah, al-Jabali, al-Rahbi, Rajm Harun, dan Tal al-Murud, sementara pasukan teroris itu menjadikan warga sipil sebagai perisai manusia sehingga menghambat gerak maju SAA.

Pasukan adat yang bersama SAA tersebut berasal dari suku-suku yang tinggal di provinsi Raqqah.

Sementara itu, sebanyak 16 unit truk pengangkut bantuan kemanusiaan PBB telah melintas dari provinsi Hatay, Turki, ke privinsi Idlib, Suriah, Senin.  Belasan truk ini masuk ke wilayah Suriah melalui pintu perbatasan  Cilvegozu milik Turki yang berhadapan dengan pintu perbatasan Bab al-Hawa milik Suriah.

Disebutkan bahwa bantuan itu terdiri beberapa kebutuhan pokok yang akan disalurkan kepada warga sipil di kota Idlib dan desa-desa sekitarnya. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL